22 Agustus 2009

RKA MTS HASYIMIYAH

skip to main | skip to sidebar

RENCANA KERJA MTs HASYIMIYAH

RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS-2)

MTs HASYIMIYAH MENGARE BUNGAH GRESIK

TAHUN 2009/2010

A. ANALISIS LINGKUNGAN OPERASIONAL SEKOLAH

MTs Hasyimiyah Mengare berada di wilayah bagian Utara Kabupaten Gresik yang merupakan daerah tepi pantai.. Pada tahun 2009 sudah berusia 29
tahun. Seiring dengan perjalanan waktu yang cukup dewasa membuat MTs Hasyimiyah Mengare semakin tumbuh dan berprestasi baik bidang akademis maupun non akademis. Hal ini membuat masyarakat di wilayah Mengare mempercayakan pendidikan putra putrinya di MTs Hasyimiyah Mengare.

Pada Tahun Pelajaran 2009/ 2010 sekarang ini jumlah siswa dan siswi MTs Hasyimiyah ada 252 anak. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat betul–betul percaya dengan mutu kelola MTs Hasyimiyah Mengare. Dengan kata lain bahwa MTs Hasyimiyah Mengare menjadi salah satu sekolah pilihan utama bagi masyarakat diwilayah Mengare.

B. ANALISIS SITUASI PENDIDIKAN SEKOLAH SAAT INI

Proses belajar mengajar di MTs Hasyimiyah Mengare sangat kondusif, bejalan sebagaimana mestinya sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Sejak Tahun Pelajaran 2006/2007 secara bertahap menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), mulai dari kelas VII, tahun berikutnya kelas VII dan VIII, dan tahun 2009/2010 seluruhnya menggunakan KTSP. Dalam pelaksanaan kurikulum yang sedang berjalan mengamanatkan pola pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, edukatif, dan menyenangkan. Untuk mewujudkan hal tersebut guru harus mau meningkatkan profesionalisme sebagai pendidik. Guru–guru di MTs HasyimiyahMengare telah berupaya untuk mengimplementasikan pola pembelajaran yang diamankan dalam kurikulum. Namun masih banyak mengalami kendala. Permasalahan yang muncul guru belum siap menghadapi perubahan, fasilitas kurang memadai, serta infrastruktur yang mendukung pelaksanaan kurikulum belum memadai. Namun demikian guru- guru siap melaksanakan kurikulum dengan segala keterbatasan.

Pada Tahun Pelajaran 2009/2010 MTs Hasyimiyah Mengare dikelola oleh seorang Kepala Sekolah, 27 pendidik, serta 2 tenaga Tata Usaha, 1 tenaga laboran, 1 tenaga Perpustakaan, 1 tenaga tukang kebun, 1 orang Satpam.

Untuk mendukung pengelolaan Sekolah berbagai fasilitas untuk mengembangkan diri sudah tersedia, walaupun belum mencukupi antara lain: ruang laboratorium IPA, laboratorium Komputer, ruang perpustakaan, mushola, serta lapangan olahraga.

Oleh karena itu untuk menerapkkan pola pembelajaran yang "PAIKEM " masih kurang memadai, disamping itu yang menjadi kendala adalah kemampuan guru dalam mmenguasai teknologi masih rendah.

Buku pelajaran jumlahnya belum sebanding dengan jumlah murid yang pada tahun pelajaran 2009/2010. Terutama buku yang sesuai dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.

Sekolah sudah berusaha menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah. Setiap mengambil suatu kebijakan pihak manajemen sekolah melibatkan semua unsur sekolah, guru, karyawan dan komite sekolah, untuk diajak musyawarah.

Biaya penyelenggaraan pendidikan berasal dari BOS APBN, BOS APBD serta iuran ujian dan PSB, sedangkan iuran bulanan/SPP sudah dihapus sejak menerima BOS.

Komite MTs Hasyimiyah Mengare sudah dapat melaksanakan perannya sebagai mitra sekolah dengan memberikan pertimbangan, masukan ,dukungan dan kontrol yang sehubungan kemajuan serta peningkatan mutu pendidikan sekolah

C. ANALISIS SITUASI PENDIDIKAN SEKOLAH YANG DIHARAPKAN 1 TAHUN KE DEPAN

Untuk situasi satu tahun kedepan, diharapkan MTs Hasyimiyah Mengare tetap menjadi salah satu sekolah favorit yang menjadi idaman masyarakat Mengare pada khususnya dan Kabupaten Gresik pada umumnya. Upaya kearah itu akan dilakukan seleksi penerimaan peserta didik baru (input) sehingga dapat menghasilkan lulusan (output) yang memenuhi standar yang berkualitas serta mempunyai daya saing yang tinggi.

D. IDENTIFIKASI TANTANGAN NYATA SATU ( 1 ) TAHUN

No. 

Kondisi pendidikan saat ini  

Kondisi pendidikan masa datang  

Besarnya tantangan nyata

1. 

Standar Kompetensi Lulusan 

  

a 

Bidang akademik: 

  
 

-
Rata-rata pencapaian KKM semua mapel 66

-
Rata-rata pencapaian NUN 7,00

-
Rata2 pencapaian NUS 6,80

-
Rata-rata pencapaian KKM semua mapel 68

-
Rata-rata pencapaian NUN 7,20

-
Rata2 pencapaian NUS 7,00

2


 

0,20

0,20

b 

Bidang non akademik: 

  
 

-
Perolehan jumlah kejuaraan: 1 jenis/bidang pada tk kabupaten (olahraga)

-
Perolehan jumlah kejuaraan: 2 jenis/bidang pada tk kabupaten (olah raga dan Pramuka)

1 jenis

c 

Kelulusan: 

  
 

-
Persentase kelulusan 100%

-
Persentase kelulusan 100%

 

D 

Melanjutkan studi: 

  
 

-
Jumlah lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi 80%


Jumlah lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi 85%

5%

2 

Standar Isi 

Standar Isi 

 

A 

Buku KTSP (Buku/Dokumen-1): 

  
 

Tersusun Buku KTSP 1 bh 

Tersusun Buku KTSP 1 bh 

-

B 

Silabus:

Silabus: 

 
 

-
Tersusun silabus 75 % maple

-
Tersusun silabus 80% mapel

5 %

C 

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP): 

  
 

- Tersusun RPP :75% dari semua mapel.

-
Tersusun RPP:80% dari semua mapel

5%

D 

Pemetaan SK dan KD 

  
 


Tersusunnya pemetaan SK dan KD 60%


Tersusunnya pemetaan SK dan KD 65%

5%

3. 

Standar Proses 

  

A 

Persiapan pembelajaran: 

Persiapan pembelajaran: 

 
 

-
Kepemilikan silabus oleh guru: 75 % memiliki

-
Kepemilikan RPP oleh guru: 75 % memiliki

-
Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar: 90%

-
Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa: 60%

-
Kepemilikan silabus oleh guru: 80% memiliki

-
Kepemilikan RPP oleh guru: 80% memiliki

-
Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar: 100%

-
Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa: 70%

5 %


 

5 %


 

10%


 

10%

B 

Persyaratan Pembelajaran 

  
 

-
Jumlah siswa per rombel: 42 anak

-
Beban mengajar guru: 16 jam/minggu

-
Ratio antara jumlah siswa dengan buku teks mapel 4:1

-
Pengelolaan kelas: 80%

-
Jumlah siswa maksimal per rombel: 40 anak

-
Beban mengajar guru: ≥ 24 jam/minggu

-
Ratio antara jumlah siswa dengan buku tekas mapel 2:1

-
Pengelolaan kelas: 90%

- 2


 


 

1 buku/2siswa


 

10%

c 

Pelaksanaan pembelajaran:  

:  

 
 

-
Cakupan pendahuluan dalam pembelajaran oleh guru di kelas: 80%

-
Cakupan penerapan prinsip pembelajaran yang: eksploratif, elaboratir, dan konformatif: 50%

-
Penerapan CTL: 50%

-
Penerapan pembelajaran tuntas: 50%

-Penerapan PAIKEM/PAKEM: 50%

-
Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah: 40%

-
Cakupan pelaksanaan penutup dalam pembelajaran: 70%

-
Cakupan pendahuluan dalam pembelajaran oleh guru di kelas: 100%

-
Cakupan penerapan prinsip pembelajaran yang: eksploratif, elaboratir, dan konformatif: 60%

-
Penerapan CTL: 60%

-
Penerapan pembelajaran tuntas: 100%

-
Penerapan PAIKEM/P AKEM: 60%-
Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah: 50%

-
Cakupan pelaksanaan penutup dalam pembelajaran: 80%

20%


 

10%


 


 

10%

50%


 

10%

10%

10%

d 

Pelaksanaan penilaian pembelajaran: 

Pelaksanaan penilaian pembelajaran:

 
 

-
Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar: 60%

-
Variasi model penilaian 50 % kurang variatif

-
Pengolahan/analisis hasil penilaian: 50% berbasis TIK

-
Pemanfaatan/tindak lanjut hasil penilaian: 75 %

-
Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar: 70%

-
Variasi model penilaian: 60% variatif

-
Pengolahan/analisis hasil penilaian: 70 %

-
Pemanfaatan/tindak lanjut hasil penilaian: 80%

10%


 

10%

20%


 

5%

e 

Pengawasan proses pembelajaran: 

  
 

-
Cakupan kegiatan pemantauan pembelajaran: 90%

-
Cakupan kegiatan supervisi pembelajaran: 90%

-
Cakupan kegiatan evaluasi pembelajaran: 90%

-
Dokumen pelaporan hasil evaluasi pembelajaran: 90%

-
Cakupan tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran: 60%

-
Cakupan kegiatan pemantauan pembelajaran: 100%

-
Cakupan kegiatan supervisi pembelajaran: 100%

-
Cakupan kegiatan evaluasi pembelajaran: 100%

-
Dokumen pelaporan hasil evaluasi pembelajaran: 100%

-
Cakupan tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran: 100%

10%

10%

10%

10%

40%

4 

Standar Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan:

  

a 

Kepala sekolah: 

  
 

- Sarjana Pendidikan

- Pengalaman lebih dari 5 tahun

-
kepemimpinan 100 % baik

-
Mampu melaksanakan MBS 50%

-
Memiliki kemampuan kewirausahaan 50 % baik

-
Melaksanakan supervisi, monitoring, dan evaluasi sekolah 1 kali pertahun

-
administrasi sekolah 60% baik

- Sarjana Pendidikan

- Pengalaman lebih dari 5 tahun

-
kepemimpinan 100 % baik

-
Mampu melaksanakan MBS 65%

-
Memiliki kemampuan kewirausahaan 75 % baik

-
Melaksanakan supervisi, monitoring, dan evaluasi sekolah 2 kali

-
administrasi sekolah 75 % baik

0

0

0

15%


 

25%

1 kali


 

15%

b 

Guru: (bersifat rata-rata) 

Guru: (bersifat rata-rata) 

 
 

-
Kebutuhan guru 70 % terpenuhi

-
Kesesuaian ijazah guru dengan bidang studi yang diajarkan 50%

-
Mampu melaksanakan penilaian dan evaluasi pembelajaran dengan benar 60%

-
Mampu bahasa Inggris aktif 10%

-
Menguasai TIK: 40%

-
Memahami dan melaksanakan KTSP: 60%

-
Melaksanakan penelitian pendidikan: 30%

Melaksanakan Pengabdian masyarakat: 70% 

-
Kebutuhan guru 75 % terpenuhi

-
Kesesuaian ijazah guru dengan bidang studi yang diajarkan 60%

-
Mampu melaksanakan penilaian dan evaluasi pembelajaran dengan benar 75 %

-
Mampu bahasa Inggris aktif 15%

-
Menguasai TIK: 50%

-
Memahami dan melaksanakan KTSP: 75 %

-
Melaksanakan penelitian pendidikan: 35%

-
Melaksanakan Pengabdian masyarakat: 80%

5%


 

10%


 

15%


 

5 %


 

10%

15%


 

5 %

10%

10%

 

-
Mengikuti Pelatihan PAIKEM/PAKEM : 50%

-
Kompetensi lulusan guru S1 80%

-
guru bersertifikasi profesi: 20%

-
guru yang memiliki komputer/laptop: 50%

-
Mengikuti Pelatihan PAIKEM/PAKEM : 100%

-
Kompetensi lulusan guru S1 90%

-
guru bersertifikasi profesi: 50%

-
guru yang memiliki komputer/laptop: 60%

50%


 

10%

30%


 

10%

c 

Tenaga TU, Laboran, Pustakawan,:(bersifat rata-rata) 

  
 

-
Jumlah tenaga TU berijazah sarjana 0 %

-
MenguasaiTIK: 80%

-
Menguasai bahasa Inggris: 15 %

-
Mengikuti Pelatihan dibidangnya: 60%

-
Pelatihan manajemen sesuai bidangnya: 10%

-
Jumlah tenaga TU berijazah sarjana 10 %

-
MenguasaiTIK: 90%

-
Menguasai bahasa Inggris: 30 %

-
Mengikuti Pelatihan dibidangnya: 100%

-
Pelatihan manajemen sesuai bidangnya: 100%

10%

10%

15%

40%

90%

5 

Standar Sarana dan Prasarana 

Standar Sarana dan Prasarana 

 

a 

Sarana dan Prasarana Minimal 

Sarana dan Prasarana Minimal 

 
 

-
Ruang kepala sekolah: 12 m2

-
Ruang perpustakaan: tidak standar

-
Ruang Lab. IPA tidak standar

-
Gudang: 1

-
Ruang UKS: 1

-
Ruang BK : 1 belum standar

-
Ruang OSIS belum standar

-
Ruang kepala sekolah: min. 12 m2

-
Ruang belum perpustakaan: standar

-
Ruang Lab. IPA: standar

-
Gudang: 1

-
Ruang UKS: 1

-
Ruang BK 1 belum standar

-
Ruang OSIS Standar

0

0

1

0

0

0

1

b 

Sarana dan Prasarana Lainnya 

Sarana dan Prasarana Lainnya 

 
 

-
Ruang Lab. Komputer: tidak standar

-
Belum memiliki Ruang multi media belum standar

-
Belum memiliki ruang pusat pengembangan SIM

-
Ruang kantin: tidak standar (<10m2)

-
Ruang Lab. Komputer: standar

-
Memiliki ruang multi media standar

-
Belum memiliki Ruang pusat pengembangan SIM

-
Ruang kantin: ada standar

1

1

0

1

c 

Fasilitas Pembelajaran dan Penilaian

  
 

o
Daya listrik 3500W

o Komputer di Lab. Komputer 12 biji

o
Komputer Guru: 0

o
Komputer TU: 2 buah

o
Komputer perpustakaan: 0

o
Komputer Lab IPA: tidak ada

o
Memiliki TV/VCD 2 set

o
LCD Proyektor dan laptop 0 buah

o
Jaringan internet: belum

o
Sarana olah raga: 60%

o
Belum Memiliki mesin pengganda

Daya listrik 3500W

Komputer 20 biji


Komputer Guru 1


Komputer TU: 2 buah


Komputer perpustakaan 1


Komputer Lab IPA: 1


Memiliki TV/VCD 3 set


Memiliki LCD Proyektor dan latop 1 buah


Jaringan internet: 1


Sarana olah raga: 80%


Memiliki mesin pengganda

0

8 biji

1

0

1

1

3

1


 

1

20%

1

6. 

Standar Pengelolaan 

Standar Pengelolaan 

 

a

Perangkat dokumen pedoman pelaksanaan rencana kerja/ kegiatan:

 
 

-
Dokumen RPS (RKAS-1 dan RKAS-2) 25% sempurna

-
Dokumen PSB: 80% sempurna

-
Dokumen Pedoman pembinaan kesiswaan: 50% lengkap

-
Dokumen tata tertib sekolah: 90% lengkap

-
Dokumen kode etik sekolah : 50%

-
Dokumen penugasan guru: 30%

-
Dokumen administrasi ruang kelas : 50%

-
Dokumen administrasi ruang laboratorium dan keterampilan : 60%

-
Dokumen RPS (RKAS-1 dan RKAS-2) 100% sempurna

-
Dokumen PSB: 85% sempurna


 

-
Dokumen Pedoman pembinaan kesiswaan: 60%

-
Dokumen tata tertib sekolah: 95%

-
Dokumen kode etik sekolah: 70%

-
Dokumen penugasan guru: 50%

-
Dokumen administrasi ruang kelas : 60%

-
Dokumen administrasi ruang laboratorium dan keterampilan : 70%

75%


 

5%


 

10%

5%


 

20%

20%


 

10%

10%

b

Struktur organisasi dan mekanisme kerja:

 
 

-
Struktur organisasi: 80% lengkap

-
Dokumen pembagian tugas/kewenangan/tupoksi: 80%

-
Dokumen mekanisme fungsi/tugas organisasi: 80%

-
Struktur organisasi: 90% lengkap

-
Dokumen pembagian tugas/kewenangan/tupoksi: 90%

-
Dokumen mekanisme fungsi/tugas organisasi: 85%

10%

10%

5%

c

Supervisi, monitoring, evaluasi, dan akreditasi sekolah:

 
 

-
belum memiliki tim khusus

-
memiliki instrumen supervisi 50% lengkap

-
memiliki instrumen monitoring 50% lengkap

-
memiliki instrumen evaluasi 50% lengkap

-
memiliki instrumen akreditasi 100% lengkap

-
memiliki pelaporan supervisi 50% lengkap

-
memiliki pelaporan monitoring 50% lengkap

-
melakukan pelaporan evaluasi 50%

-
melakukan pelaporan akreditasi internal 50%

-
Pendokumentasian:80% baik

-
Tindak lanjut: 60%

-
memiliki tim khusus

-
memiliki instrumen supervisi 75% lengkap

-
memiliki instrumen monitoring 75% lengkap

-
memiliki instrumen evaluasi 75% lengkap

-
memiliki instrumen akreditasi 100% lengkap

-
memiliki pelaporan supervisi 75% lengkap

-
memiliki pelaporan monitoring 75% lengkap

-
melakukan pelaporan evaluasi 75%

-
melakukan pelaporan akreditasi internal 75%

-
Pendokumentasian:100% baik

-
Tindak lanjut: 80%

Tim supervise

25%


 

25%

25%


 

0

25%


 

25%

25%

25%

25%

20%

20%

d

Kemitraan dan peran serta masyarakat:

  
 

-
Dokumen keberadaan Komite Sekolah: 50%

-
Dokumen program kerja komite sekolah: 60%

-
Kepengurusan komite sekolah: 80% lengkap

-
Bantuan biaya pendidikan dari orang tua siswa: Rp. 40.000/tahun

-
Kemitraan dengan pihak lain 1 UKM

-
Dokumen keberadaan Komite Sekolah: 75%

-
Dokumen program kerja komite sekolah: 80%

-
Kepengurusan komite sekolah: 100% lengkap

-
Bantuan biaya pendidikan dari orang tua siswa: 60.000 rupiah/tahun

-
Kemitraan dengan pihak lain 1 UKM

25%


 

20%

20%


 

Rp. 20.000,-/tahun

0

e

SIM sekolah:

SIM sekolah:

 
 

-
Tidak terpasang PAS (Paket Aplikasi Sekolah)

-
Tidak terpasang jaringan SIM

-
BelumTerpasang PAS (Paket Aplikasi Sekolah)

-
Belum terpasang jaringan SIM

0

0

7.

Standar Keuangan dan Pembiayaan

  

a

Sumber dana: 2 buah

Sumber dana: 3 buah

1

b

Pengalokasian dana: 8 SNP

Pengalokasian dana: minimal 11 SNP

3

c

Penggunaan dana: 70% sesuai APBS

Penggunaan dana: 80% sesuai APBS

10%

D

Pelaporan penggunaan dana: 95%

Pelaporan penggunaan dana: 100%

5%

E

Dokumen pendukung pelaporan: 80%

Dokumen pendukung pelaporan: 100%

20%

8.

Standar Penilaian Pendidikan:

  

A

Frekuensi ulangan harian oleh guru tiap KD: 70%

Frekuensi ulangan harian oleh guru tiap KD: 80%

10%

B

Ulangan tengah semester yang dilakukan oleh guru: 75% baik

Ulangan tengah semester yang dilakukan oleh guru: 80% baik

5%

C

Cakupan materi ulangan akhir semester yang dilakukan sekolah: 90%

Cakupan materi ulangan akhir semester yang dilakukan sekolah: 100%

10%

D

Cakupan materi ulangan kenaikan kelas oleh sekolah: 90%

Cakupan materi ulangan kenaikan kelas oleh sekolah: 100%

10%

E

Teknik-teknik penilaian yang dipergunakan guru dalam pembelajaran: 60% variatif

Teknik-teknik penilaian yang dipergunakan guru dalam pembelajaran: 75% variatif

15%

f

Instrumen yang dikembangkan guru untuk ulangan harian: 60%

Instrumen yang dikembangkan guru untuk ulangan harian: 80%

20%

G

Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan akhir semester: 80%

Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan akhir semester: 100%

20%

H

Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan kenaikan kelas: 80%

Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan kenaikan kelas: 100%

20%

i

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh guru: 80% terpenuhi

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh guru: 100% terpenuhi

20%

j

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan 90%

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan 100%

10%

9.

Budaya dan lingkungan sekolah.

  

a.

Budaya bersih.

  
 


Kesadaran budaya bersih 60%


Kesadaran budaya bersih 75%

15%

b.

Budaya disiplin.

  
 


Kesadaran guru mentaati peraturan 80%.


Kesadaran Staf Tata Usaha mentaati peraturan 80%.


Kesadaran siswa mentaati peraturan 70%.


Kesadaran guru mentaati peraturan 100%.


Kesadaran Staf Tata Usaha mentaati peraturan 100%.


Kesadaran siswa mentaati peraturan 100%.

20%

20%

30%

c.

Budaya tata krama " in action"

  
 


Warga sekolah memahami dan melaksanakan tata krama 70%


Warga sekolah memahami dan melaksanakan tata krama 100%

30%

d.

Tamanisasi.

  
 


Memiliki taman 5% dari lahan kosong.


Memiliki taman 10% dari lahan kosong.

5%

e.

Pengembangan lomba-lomba kebersihan.

  
 


Melaksanakan lomba kebersihan 1 x pertahun

Melaksanakan lomba kebersihan 2 x pertahun

1 kali

f.

Peningkatan Kenyamanan

Ruang kelas dan Ruang Pendukung lainnya

  
 


Ada 14 ruang yang sirkulasi udaranya kurang baik


Tidak ada ruangan yang menggunakan AC

Semua ruangan memiliki sirkulasi udara dengan baik

Belum ada ruangan yang menggunakan AC

14 buah

0

E. TUJUAN SITUASIONAL/SASARAN

1.
Meningkatkan rata-rata pencapaian KKM semua mapel dari 66 menjadi 68

2.
Meningkatkan Rata-rata pencapaian NUN dari 7,00 menjadi 7.20

3.
Meningkatkan Rata-rata pencapaian NUS dari 6,80 menjadi 7,00

4.
Meningkatkan Perolehan jumlah kejuaraan dari 1 jenis/bidang menjadi 2 jenis/bidang pada tk kabupaten (olahraga)

5.
Meningkatkan prestasi siswa dalam Olimpiade Science

6.
Mempertahankan Persentase kelulusan 100%

7.
Meningkatkan Jumlah lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi dari 80% menjadi 85%

8.
Tersusunnya Buku KTSP 1 bh

9.
Tersusunnya silabus dari 75 % menjadi 80% mapel

10.
Tersusunnya RPP dari 75 % menjadi 80%untuk semua mapel.

11.
Tersusunnya pemetaan SK dan KD dari 60% menjadi 65%

12.
Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar oleh guru dari 90% menjadi 100%

13.
Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa dari 60% menjadi 70%

14.
Meningkatkan Penerapan CTL dengan menggunakan multi media dari 50% menjadi 60%

15.
Meningkatkan Penerapan pembelajaran tuntas dari 50% menjadi 100%

16.
Meningkatkan Penerapan PAIKEM/PAKEM dari 50% menjadi 60%

17.
Meningkatkan Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah dari 40% menjadi 50%.

18.
Meningkatkan Variasi model penilaian dari 50 % menjadi 60% variatif

19.
Meningkatkan Pengolahan/analisis hasil penilaian berbasis TIK dari 50% menjadi 70%

20.
Meningkatkan kegiatan supervisi, monitoring dan evaluasi minimal 2 kali/tahun

21.
Memiliki tim khusus untuk kegiatan supervisi, monitoring dan evaluasi

22.
Meningkatkan pelaksanaan MBS dari 50 % menjadi 65%

23.
Meningkatkan kemampuan kewirausahaan dari 50 % menjadi 75%baik

24.
Meningkatkan kemampuan pengelolaan administrasi sekolah/keuangan dari 60% menjadi 100%

25.
Memiliki ruang selain ruang kelas yang standar

26.
Melengkapi sarana dan prasarana laboratorium komputer

27.
Memiliki 1 buah LCD Proyektor dan Laptop untuk pembelajaran

28.
Memiliki Jaringan internet

29.
Meningkatkan sarana dan prasarana olah raga

30. Memiliki Dokumen RPS (RKAS-1 dan RKAS-2) untuk sekolah standar nasional

31.
Meningkatkan pemberdayaan Komite Sekolah

32.
Meningkatkan Frekuensi dan kualitas ulangan harian minimal sebanyak jumlah KD pada masing-masing mata pelajaran

33.
Meningkatkan kualitas Ulangan tengah semester/ulangan akhir semester/ulangan kenaikan kelas dari 95% menjadi 100% baik

34.
Meningkatkan Kesadaran budaya bersih dari 60% menjadi 75%

35.
Meningkatkan Kesadaran warga sekolah dalam mentaati peraturan 80%menjadi 100%

36. Meningkatkan pemeliharaan dan pembenahan taman 5% menjadi 10% dari lahan kosong.

37. Meningkatkan budaya islami dengan mengembangkan kegiatan baca Al-qur'an

38. Meningkatkan Life Skill Komputer

39. Meningkatkan kenyamanan ruang kelas dan ruang pendukung lain

F.
IDENTIFlKASI FUNGSI-FUNGSI KOMPONEN UNTUK MENCAPAI TIAP SASARAN

Sasaran 1: Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Komponen yang diperlukan :

1. Internal

a.  

Guru  

b.  

Fasilitas Media 

c.  

Tempat  

d.  

Kepala Sekolah  

e.  

Kurikulum  

f.  

Dana  

g.  

ATK

h.  

Tenaga administrasi  

2. Eksternal

a.
Dana

b.
Komite Sekolah

c.
Departemen Agama/Dinas Pendidikan


 

Sasaran 2 : Pengembangan KTSP


 

1.
Internal

a.
Guru

b.
Fasilitas alat peraga

c.
Kepala Sekolah

d.
Kurikulum

e.
Dana

f.
ATK

2.
Eksternal

a.
Dana

b.
Komite Sekolah

c.
Departemen Agama/Dinas Pendidikan

d.
Sarana untuk komunikasi

Sasaran 3 : Pengembangan Proses Belajar Mengajar

Komponen yang diperlukan :

1. Internal

a.  

Guru  

b. Nara sumber

c.

Fasilitas

d. Tempat

e.

Kepala Sekolah

f.

Kurikulum

g. Dana

h. ATK


i. Tenaga Administrasi

2. Eksternal

a.
Dana

b. Komite Sekolah

c. Departemen Agama/Dinas Pendidikan

Sasaran 4: Pengembangan Sarana dan Prasarana

Komponen yang diperlukan :

1. Internal

 

a.  

Guru  

 

b. Nara sumber

 

c.

Fasilitas

 

d.

Tempat

 

e.

Kepala Sekolah

 

f.

Kurikulum

 

g.

Dana

  

2. Eksternal

a.


Dana

b.
Orang tua

c.
Departemen Agama/Dinas Pendidikan

d.
Komite Sekolah

e.
Sarana pembelajaran

Sasaran 5 : Pengembangan Manajemen Sekolah

Komponen yang diperlukan :

1. Internal

a.
Guru

b.
Kepala Sekolah

c.
Fasilitas computer

d.
Tempat

e.
Dana

f.
ATK

g.
Tenaga Administrasi

2. Eksternal

a. Dana

b. Komite Sekolah

c. Orang Tua Siswa

d. Departemen Agama/Dinas Pendidikan

Sasaran 6: Pengembangan Sumber Dana dan Pendanaan

Komponen yang diperlukan :

1. Internal

a.  

Guru  

b.  

Kurikulum  

c.  

Kepala Sekolah  

d.  

Fasilitas komputer  

e.  

Tempat  

f.
Dana

g.
ATK

h.
Tenaga teknik

i.
Tenaga administrasi

2. Eksternal

a.
Dana

b.
Komite Sekolah

c.
Steak holder

d.
Orang tua siswa

e.
Departemen Agama/Dinas Pendidikan

Sasaran 7: Pengembangan Sistem Penilaian

Komponen yang diperlukan :

1. Internal

 

a.

Guru

 

b.

Nara sumber

 

c.

Tempat

 

d.

Sarana pembelajaran

 

e.

Kurikulum

 

f.

Kepala Sekolah

 

g.

Dana

 

h.  

ATK  

 

1.  

T enaga Administrasi  

2.  

Eksternal  

 

a.  

Dana  

b. Orang tua siswa

c. Komite Sekolah

d. Departemen Agama/Dinas Pendidikan

Sasaran 8: Pengembangan Lingkungan Sekolah

Komponen yang diperlukan :

1. Internal

a. Guru

 

b. Nara sumber

 

c.

Tempat

 

d.  

Kepala Sekolah  

 

e.  

Kurikulum  

 

f.  

Dana  

 

g.  

ATK  

2.  

Eksternal  

 

a.  

Dana  

 

b.  

Komite Sekolah  

a.Orang tua siswa

Sasaran 9: Pengembangan Budaya Sekolah

Komponen yang diperlukan :

1. Internal

a. Guru

 

b.

Kepala Sekolah

 

c.

Dana

 

d.  

Kurikulum  

 

e.  

ATK  

 

f.  

Fasilitas komputer  

2.  

Eksternal  

 

a.  

Dana  

 

b.  

Komite Sekolah  

c. Orang tua siswa

d. Dinas Pendidikan

Sasaran 10: Pengembangan Kegiatan Siswa

Komponen yang diperlukan :

1. Internal

 

a.  

Guru  

 

b. Pelatih

 

c.

Fasilitas Komputer

 

d. Tempat

 

e.

Dana

 

f.

Kepala Sekolah

 

g. Kurikulum

2.

Eksternal

 

a.

Dana

b. Komite Sekolah

c. Departemen Agama/Dinas Pendidikan

Sasaran 11 : Pengembangan program Life Skill

Komponen yang diperlukan :

1. Internal

a.


Guru

b.
Nara sumber

 

c.

Fasilitas computer

 

d.

Tempat  

 

e.  

Kepala Sekolah  

 

f.  

Dana  

 

g.  

Kurikulum  

 

h.  

ATK  

2.  

Eksternal  

 

a.  

Dana  

 

b. Komite Sekolah

c. Departemen Agama/Dinas Pendidikan

G.


ANALISA SWOT

Sasaran 1 : Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Komponen/Fungsi

Dan Faktornya

Kriteria Kesiapan

(Kondisi Ideal )

Kondisi Nyata

Tingkat Kesiapan

Faktor

Siap

Tidak

Siap

1

2

3

4

5

A.
Internal

1.
Guru


 


 


 


 


 


 

2.
Nara sumber


 


 

3.
Media peraga

4.
Tempat belajar

Kualifikasi 100% S1

Bidang study 100% Pengalaman KBK dan CTL 5 kali . Pengalaman mengajar minimal 5 tahun. Jumlah guru minimal 10 orang.


 

Kualifikasi 100% Memiliki sertifikasi sebagai pelatih, instruktur atau penular.

Tersedia 100%

Tersedia 100% 

Kualifikasi 50% S1

50%sesuai bidang study. Pengalaman KBK dan CTL 3 kali.

Pengalaman mengajar miniml 5 tahun.

Jumlah guru minimal 10 orang.

Belum memiliki guru berkualifikasi sebagai pelatih.


 

Tersedia 40%

Tersedia 80% 







 


 


 


 


 


 




 

?


 


 


 


 


 


 

?


 

B.
Eksternal

1. Kesiapan siswa dalam menerima pelajaran

1. Dukungan orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar

2. Lingkungan sekolah


 

Siap 100%

Mendukung 100%

Nyaman, tenang 

.

Siap 90%

Dukungan tinggi 80%

Nyaman, tenang 80% 



 

Sasaran 2 : Pengembangan KTSP

Komponen/Fungsi

Dan Faktornya

Kriteria Kesiapan

(Kondisi Ideal )

Kondisi Nyata

Tingkat Kesiapan

Faktor

Siap

tidak

Siap

1

2

3

4

5

A. Internal

- Guru 

Kualifikasi 100% S1

Bidang study 100% Pengalaman KBK dan CTL 5 kali

Kualifikasi 80% S1

50% sesuai bidang study.

Pengalaman KBK dan CTL 5 kali.



?


?

- Nara sumber

-Media peraga

-Tempat belajar

B. Eksternal

- Kesiapan siswa dalam menerima pelajaran

- Dukungan orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar

- Lingkungan sekolah 

Pengalaman mengajar minimal 5 tahun. Jumlah guru minimal 10 orang.

Kualifikasi 100% Memiliki sertifikasi sebagai pelatih, instruktur atau penular.

Tersedia 100%

Tersedia 100%

Siap 100%

Mendukung 100%

Nyaman, tenang

Pengalaman mengajar minimal 5 tahun.

Jumlah guru minimal 7 orang.

Memiliki 5 orang guru berkualifikasi sebagai pelatih.

Tersedia 70%

Tersedia 100%

Siap 90%

Dukungan tinggi 70%

Nyaman, tenang 70%






Sasaran 3 : Pengembangan Proses Belajar Mengajar (PBM)

Kmponen/ Fungsi

dan Faktornya

Kriteria Kesiapan

(Kondisi Ideal )

Kondisi Nyata

Tingkat

Kesiapan

Faktor

Siap

Tidak Siap

A.Internal

-Guru

- Nara sumber

- Tempat

- Komputer

B. Eksternal

- Dukungan Kepsek

-Dukungan Komite

- Dukungan Pdan K 

Kualifikasi S1100%

100% Kompeten bidang studi

Kesesuaian bidang studi 100 %

Terdapat nara sumber 100%

Tersedia ruang MGMP

Terdapat 1 komputer

Dukungan Kepsek 100 %

Dukungan Komite 100%

Dukungan PdanK 100% 

80% kualifikasi S1

70 % kompeten bidang

Kesesuaian bidang studi 50%

Terdapat nara sumber 50 %

Tidak Tersedia ruang MGMP

Tidak tersedia komputer

Dukungan Kepsek 100%

Dukungan Komite 50%

Dukungan Departemen Agama50%




 


 



 


 


 

?

?

?

?


 

?

?

?


 


 

?

?

Sasaran 4 : Pengembangan Sarana dan Prasarana

Kmponen/ Fungsi

dan Faktornya

Kriteria Kesiapan

(Kondisi Ideal )

Kondisi Nyata

Tingkat

Kesiapan

Faktor

Siap

Tidak Siap

A .Internal

-Kecukupan perangkat moving class

-Media Pembelajaran

- Ruang kelas

- LCD

- Komputer

B .Eksternal

- Dukungan Kepsek

-Dukungan Komite

- Dukungan Departemen Agama/Pdan K

Cukup 100%

Terdapat 100% media pembelajaran


 


 

Terdapat 8 ruang kelas

Terdapat LCD tiap kelas

Terdapat 32 buah komputer

Dukungan Kepsek 100 %

Dukungan Komite 100%

Dukungan PdanK 100% 

Tersedia 10 %

Terdapat 55% media pembelajaran


 


 

Terdapat 6 ruangkelas

Tidak Terdapat LCD

Terdapat 12 buah Komputer

Dukungan Kepsek 100%


 

Dukungan Komite 80%

Dukungan Departemen Agama/P dan K 50%




 


 



 


 


?


 

?


 

?




 


 




 

?


 


 


 

?

Sasaran 5 : Pengembangan Manajemen Sekolah/ Pengelolaan Sekolah

Kmponen/ Fungsi

dan Faktornya

Kriteria Kesiapan

(Kondisi Ideal )

Kondisi Nyata

Tingkat

Kesiapan

Faktor

Siap

Tidak Siap

A. Internal

-
Guru

-
Komputer

-
ATK

-
Karyawan

-
Kepala Sekolah


 

B. Eksternal

-
Dukungan Komite

-
Dukungan orang tua /wali

-
Dukungan Departemen Agama/Dinas Pdan K

-
Pemda


 

Berkualifikasi S1 100%

Terdapat 2 Komputer

Tersedia ATK 100%

Kinerja standar SNP 100%

Kinerja standar SNP 100%


 

Dukungan 100%

Dukungan 100%

Dukungan 100%

Dukungan Pemda 100% 


 

Berkulifikasi S1 80%

Tidak Terdapat Komputer

Tersedia ATK 100%

Kinerja standar SNP 50%

Kinerja 80% Standar SNP


 

Dukungan 50%

Dukungan 50%

Dukungan 50%

Dukungan Pemda 50%


 



 






 


?


 

?

?


 




 

?


 


 


 

?

?


 

?

?


Sasaran 6 : Pengembangan Sumber Dana dan Pendanaan

Kmponen/ Fungsi

dan Faktornya

Kriteria Kesiapan

(Kondisi Ideal )

Kondisi Nyata

Tingkat

Kesiapan

Faktor

Siap

Tidak Siap

A. Internal

-
Guru

-
Sarana dan

Prasarana

-
ATK

-
Karyawan

-
Kepala Sekolah

B. Eksternal

-
Dukungan Komite

-
Dukungan orang tua /wali

-
Dukungan Dinas Pdan K

-
Pemda

Berkualifikasi S1 100%

Tersedia 100 %

Tersedia ATK 100%

Kinerja standar SNP 100%

Kinerja standar SNP 100%

Dukungan 100%

Dukungan 100%

Dukungan 100%

Dukungan Pemda 100% 

Berkulifikasi S1 80%

Tersedia 75 % dan dapat dikembangkan

Tersedia ATK 100%

Kinerja standar SNP 60%

Kinerja 80% Standar SNP

Dukungan 100%

Dukungan 100%

Dukungan 100%

Dukungan Pemda 100% 








Sasaran 7 : Pengembangan Sistem Penilaian

Kmponen/ Fungsi

Dan Faktornya

Kriteria Kesiapan

(Kondisi Ideal )

Kondisi Nyata

Tingkat

Kesiapan

Faktor

Siap

Tidak Siap

A. Internal

Guru 

Kualifikasi S1100%

Pengalaman mengajar

100% > 10 tahun

80 % kualifikasi S1

70% pengalaman mengajar > 10 tahun

 

Kesesuaian bidang studi 100 %

Kesesuaian bidang studi 90% 

 

B. Eksternal

Dukungan komite

Kesiapan siswa

Dukungan komite 100%

Kesiapan siswa 100 % 

Dukungan koite 100%

Kesiapan siswa 90 % 


 

Sasaran 8 : Pengembangan Lingkungan Sekolah

Kmponen/ Fungsi

Dan Faktornya

Kriteria Kesiapan

(Kondisi Ideal )

Kondisi Nyata

Tingkat

Kesiapan

Faktor

Siap

Tidak Siap

A. Internal

- Guru dan karyawan

- Siswa 

- 100% Menyukai kebersihan

- 100% tertib membuang sampah 

100% menyukai kebersihan

80% siswa tertib membuang sampah 


 

1

2

3

4

5

B. Eksternal

- Komite Sekolah

-
Masyarakat

-
P dan K

-
Dukungan komite 100%

-
Dukungan 100%

-
Dukungan 100%

Dukungan Komite 100%

Dukungan 100%

Dukungan 100% 



 

Sasaran 9 : Pengembangan Budaya Sekolah

Kmponen/ Fungsi

Dan Faktornya

Kriteria Kesiapan

(Kondisi Ideal )

Kondisi Nyata

Tingkat

Kesiapan

Faktor

Siap

Tidak Siap

A. Internal

-Guru

- Siswa

- Tempat

B. Eksternal

- Dukungan -orang tua

-Dukungan Komite

- Dukungan Pdan K

Kualifikasi S1100%

100% Kompeten bidang Agama Islam

Kesesuaian bidang studi 100 %

Motivasi siswa 100%

Terdapat 1 musholla

Dukungan ortu 100 %

Dukungan Komite 100%

Dukungan PdanK 100%

100% kualifikasi S1

50 % kompeten bidang

Agama Islam

Kesesuaian bidang studi 100%

Motivasi siswa 100%

Terdapat 1 musholla l

Dukungan ortu 100%

Dukungan Komite 100%

Dukungan P dan K 100%







Sasaran 10 : Pengembangan Kegiatan Kesiswaan

Kmponen/ Fungsi

Dan Faktornya

Kriteria Kesiapan

(Kondisi Ideal )

Kondisi Nyata

Tingkat

Kesiapan

Faktor

Siap

Tidak Siap

1

2

3

4

5

A. Internal

- Kecukupan alat olah raga dan Seni

- Siswa

- Guru

B. Eksternal

- Dukungan Kepsek

-Dukungan Komite

- Dukungan Pdan K 

Cukup 100%

Motivasi siswa tinggi

Guru 100 % ahli dibidangnya masing-masing

Dukungan Kepsek 100 %

Dukungan Komite 100%

Dukungan PdanK 100% 

Tersedia 50 %

Motivasi siswa cukup

80% guru ahli di bidangnya

Dukungan Kepsek 100%

Dukungan Komite 80%

Dukungan P ddan K 100% 





Sasaran 11 : Pengembangan Life Skill / PKH

Kmponen/ Fungsi

Dan Faktornya

Kriteria Kesiapan

(Kondisi Ideal )

Kondisi Nyata

Tingkat

Kesiapan

Faktor

Siap

Tidak Siap

1

2

3

4

5

A. Internal

- Guru

- Siswa

- Alat dan Bahan 

- Berkualifikasi S1 100%

- 2 Guru Sarjana Teknik Komputer

- Semua siswa dapat menguasai ketrampilan membatik

- Tersedia alat dan bahan 

Berkualifikasi S1 100%

1 guru Teknik Komputer

Ada 50 siswa yang sudah dapat membatik

Tersedia peralatan membatik sedang bahan sedikit tersedia 



B. Eksternal

- Komite Sekolah

-
Masyarakat

-
P dan K

-
Dukungan komite 100%

-
Dukungan 100%

-
Dukungan 100%

Dukungan Komite 100%

Dukungan 100%

Dukungan 100% 



 

H. ALTERNATIF LANGKAH-LANGKAH PEMECAHAN PERSOALAN

No

Sasaran

Persoalan pada Komponen/ Faktor

Alternatif Pemecahan Persoalan

1 

Pengembangan SDM 

1.
Sebagian guru masih belum mampu menggu-nakan berbagai strategi, media, dan model pem-belajaran

1. Pelatihan penggunaan

multi media dalam

pembelajaran

2. Pelatihan model pembe-

lajaran Leason Study 

2 

Pengembangan KTSP 

1.
Dokumen silabus masih mengadopsi langsung/ mengkopy dari BSNP

2.
Dokumen RPP masih mengadopsi/ meng-kopy dari BSNP

3.
Sebagian guru belum mengetahui tentang Standar Nasional Pendidikan

1.
Revitalisasi MGMP Sekolah dalam menyusun silabus

1.
Revitalisasi MGMP dalam menyusun RPP

1.
Sosialisasi sekolah calon SSN

3 

Pengembanga PBM 

1.
Rata-rata nilai UAN belum memenuhi SNP

2.
Jaringan internet belum ada

1.
Pelaksanaan tambahan pelajaran untuk maple UAN kelas 9

2.
Pelaksanaan try out/ uji coba UAN

1.
Pengadaan jaringan interkoneksi internet

4 

Pengemb. Sarana dan Prasarana 

1.
Komputer di laborato-rium komputer kurang layak untuk koneksi internet

2.
Peralatan multi media belum ada

1.
Pembelian 10 komputer untuk praktek siswa

1.
Pembelian LCD proyektor dan Laptop

5 

Pengembangan Manajemen

1.
Belum adanya dokumen RKAS yang baik

2.
Belum terlaksananya monev dengan baik

1.
Penyusunan dokumen RKAS yang baik

1.
Pelaksanaan monev dengan baik minimal satu tahun 2x

6 

Pengembangan Sumber Dana dan Pendanaan 

1.
Sumber dana baru berasal dari pemerin-tah dan komite sekolah

1.
Mewujudkan usaha baru sebagai alternatif sumber pendanaan

7 

Pengembangan Sistem Penilaian 

1.
Sebagian guru belum mampu melaksanakan penilaian portofolio

2.
Belum adanya doku-mentasi bank soal yang baik

1.
Pelatiahan penilain portofolio dalam pembelajaran

1.
Pembuatan bank soal ulangan harian semua mapel

8 

Pengembangan Lingkungan Sekolah 

1.
Sirkulasi udara tiap ruang kurang baik

2.
Kebersihan lingkung-an kurang

1.
Pengadaan kipas angin untuk ruang kelas

1.
Pengadaan tempat sampah di setiap ruang

9 

Pengembangan Budaya Sekolah 

1.
Belum adanya budaya khas yang dilaksana-kan sekolah

1.
Pelaksanaan budaya baca Al-qur'an bersama sebelum pembelajaran

10 

Pengembangan Kegiatan Siswa 

1.
Kegiatan olahraga terutama bola basket belum berprestasi maksimal

2.
Prestasi lomba OSN tingkat kabupaten baru juara 3

1.
Intensifikasi pelatihan Bola Basket

1.
Intensifikasi persiapan siswa dalam lomba OSN

11 

Pengembangan Life Skill Komputer

1.
Pendidikan Life Skiil Komputer belum terlaksana dengan baik

1.
Pengembangan pendi-dikan life skiil Komputer


 


 

I. TONGGAK- TONGGAK KUNCI KEBERHASILAN TIAP PROGRAM

ASPEK- ASPEK DARI PROGRAM OPERASIONAL ( TAHUNAN )

TONGGAK- TONGAK KUNCI KEBERHASILAN

A . Pengembangan SDM

 

1. Guru dapat melakukan pembelajaran

Dengan Multi Media

2. Guru dapat menerapkan model pem-

belajaran Leason Study

- Pada akhir tahun ajaran 2009/2010 rata-rata 60% guru mengajar dengan multi media

- Pada akhir tahun ajaran 2009/2010 rata-rata 60% guru dapat menerapkan model pembelajaran Leasion Study

B. Pengembangan KTSP

 

1. Tersusunnya Silabus Buatan Guru

2. Tersusunnya RPP Buatan Guru

3. Semua warga sekolah memahami

8 Standar Nasional Pendidikan  

- Pada akhir tahun ajaran 2008 /2009 tersusun silabus semua mapel

- Pada akhhir tahun ajaran 2009/2010 tersusun RPP semua mapel

- 80% warga sekolah memahami dan mengerti tentang 8 Standar Nasional Pendidikan

C. Pengembangan PBM

 

1. Adanya Peningkatan rata-rata Nilai

dari 6,48 menjadi 6,75

2. Terwujudnya sistem jaringan internet

untuk pembelajaran

- Pada akhir tahun ajaran 2009/2010 rata-rata nilai UAN minimal 6,75

- Pada akhir tahun ajaran 2009/2010 terwujud jaringan internet yang terkoneksi ke semua instalasi sekolah

D. Pengembanga Sarana dan Prasarana

 

1. Terpenuhinya Komputer yang layak

di Laboratorium Komputer

2. Adanya peningkatan sarana dan prasarana media pembelajaran berbasis multi media

- Pada akhir tahun ajaran 2009/2010 50% Komputer di Lab. Komputer kondisinya layak untuk koneksi jaringan internet

- Pada akhir tahun ajaran 2009/2010 terdapat penambahan LCD proyektor dan Laptop untuk pembelajaran

E. Pengembangan Manajemen Sekolah

 

1. Tersusunnya RKAS-1 dan RKAS- 2

2. Terlaksananya program sekolah calon SSN

3. Terlaksananya Monev

- Pada Th. Ajaran 2009/2010 tersusun RKAS-1 dan RKAS-2 dengan baik

- Pada akhir tahun ajaran 2009/2010 program sekolah calon SSN dapat dilaksanakan dengan baik

- Pada tahun ajaran 2009/2010 dapat dilaksanakan Monev dengan baik minimal 2 kali

F. Pengembangan Sumber Dana dan

Pendanaan 

 

1. Terwujudnya sumber dana baru

disamping dari pemerintah dan komite

- Pada akhir tahun ajaran 2009/2010 terwujud suatu unit usaha sekolah sebagai sumber pendanaan sekolah yaitu Warnet

G. Pengembangan Sistem Penilaian 

 

1. guru mampu menerapkan sistem

penilaian portofolio

2. Terdapat bank soal ulangan  

- Pada akhir Th.Ajaran 2009/2010 60% guru mampu melakukan penilaian portofolio

- Pada akhir Th. Ajaran 2009/2010 terdapat dokumen bank soal ulangan harian buatan guru untuk semua mapel

H. Pengembangan Lingkungan Sekolah 

 

I. Pengembangan Budaya Sekolah

 

1. Terwujud Budaya Islami

- Pada akhir Th.Ajaran 2009/2010 Terwujud budaya islami dengan kegiatan membaca Al-qur'an bersama sebelum pembelajaran

J. Pengembangan Kegiatan siswa 

 

1. Terbentujnya tim olahraga terutama

Bola Basket

2. Terdapat peningkatan prestasi siswa dalam lomba OSN

- Pada akhir Th.Ajaran 2009/2010 terbentuk tim Bola Basket yang berprestasi

- Pada akhir Th.Ajaran 2009/2010 terwujudnya lapangan Bola Basket yang representatif

- Pada akhir Th.Ajaran 2009/2010 memperoleh kejuaraan OSN tingkat Kabupaten

K. Pengembangan PKH 

 

1. Terdapat program PKH/ Life Skill yang khas

- Pada Th.Ajaran 2009/2010 terwujud program Life Skill Batik Tulis yang produknya dapat dipasarakan

J. PENGEMBANGAN PROGRAM, KEGIATAN, DAN RINCIAN KEGIATAN

TIAP SASARAN

1. Sasaran 1 : Pengembangan SDM

Program 1 : Pelatihan Penggunaan Multi Media Dalam Pembelajaran

Rincian Kegiatan :

1.
Persiapan pelaksanaan

2.
Pencarian nara sumber

3.
Pemberitahuan pada peserta

4.
Pelaksanaan pelatihan

5.
Monev

Program 2 : Pelatihan Pembelajaran dengan Model Leasion Study

Rincian Kegiatan :

1. Persiapan pelaksanaan

2. Pencarian nara sumber

3..Pemberitahuan pada peserta

4..Pelaksanaan pelatihan

5..Monev

2. Sasaran 2 . Pengembangan KTSP

Program 1. Revitalisasi MGMP tingkat sekolah

Kegiatan 1 : Pembuatan Silabus Semua Mapel

Rincian Kegiatan:

1. Persiapan

2. Pendataan Peserta

3. Pencarian buku sumber

4. Pelaksanaan kegiatan MGMP/ Pembuatan Silabus

5. Pengetikan Hasil

6. Dokumentasi hasil

7. Monev

Kegiatan 2 : Pembuatan RPP Semua Mapel

Rincian Kegiatan:

1. Persiapan

2. Pendataan Peserta

3. Pencarian buku sumber

4. Pelaksanaan kegiatan MGMP/ Pembuatan RPP

5. Pengetikan Hasil

6. Dokumentasi hasil

7. Monev

Program 2 : Sosialisasi Program Sekolah Calon SSN

Rincian Kegiatan :

1. Persiapan pelaksanaan

2. Pencarian nara sumber

3..Pemberitahuan pada peserta

4..Pelaksanaan sosialisasi

5..Monev

3. Sasaran 3. Pengembangan PBM

Program 1. Peningkatan Nilai Rata-rata UAN dari 7,00 menjadi 7,20

Kegiatan 1 : Tambahan jam pelajaran Mapel UAN Kelas 9

Rincian Kegiatan :

1.. Persiapan

2.. Pendataan peserta

3. Penentuan guru pengampu

4. Pengumpulan sumber ajar

5. Pelaksanaan kegiatan

6. Monev

Kegiatan 2 : Uji Coba Ujian Nasional (Try Out)

Rincian Kegiatan :

1.. Persiapan

2.. Pendataan peserta

3. Penentuan pembuat soal

4. Pembuatan soal

5. Pelaksanaan kegiatan

6. Pengoreksian hasil

7. Analisis peringkat hasil

8. Monev

Program 2 : Pengembangan Intrekoneksi Jaringan Internet

Rincian Kegiatan :

1..Persiapan

2. Analisis Kebutuhan

3. Pembelian alat

4. Interkoneksi jaringan

4. Sasaran 4 : Pengembangan Sarana dan Prasarana

Program 1 : Penambahan Perangkat Komputer Untuk Praktek Siswa

Rincian Kegiatan:

1.. Persiapan

2..Analisis Kebutuhan

3. Penentuan spesifikasi barang

4. Pembelian barang

5. Monev

Program 2 : Penambahan Media Pembelajaran

Rincian Kegiatan:

1.. Persiapan

2..Analisis Kebutuhan

3. Penentuan spesifikasi barang

4. Pembelian barang

5. Monev

5. Sasaran 5 : Pengembangan Manajemen Sekolah

Program 1: Penyusunan RKAS

Kegiatan 1: Workshop Penyusunan RKAS sekolah calon SSN

Rincian Kegiatan:

1..Persiapan

2. Penentuan peserta

3. Pelaksanan kegiatan

4. Monev

Kegiatan 2: Rapat Persiapan Penyusunan Program Sekolah Calon SSN

Rincian Kegiatan:

1..Persiapan

2. Penentuan peserta

3. Pelaksanaan rapat

4. Monev

Program 2 : Persiapan Pelaksanaan RKAS

Kegiatan 1 : Rapat Persiapan Pelaksanaan Program Sekolah Calon SSN

Rincian Kegiatan:

1..Persiapan

2. Penentuan peserta

3. Pelaksanaan rapat

4. Monev

Kegiatan 2 : Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Sekolah Calon SSN

Rincian Kegiatan:

1. Pelaksanaan Monev 2 x

2. Pelaporan 2 x

6. Sasaran 6 : Pengembangan Sumber Dana dan Pendanaan

Program 1 : Pendirian Warung Internet di Lingkungan Sekolah

Rincian Program:

1..Persiapan

2. Analisis kebutuhan

3. Penentuan tempat

4. Pembelian alat

5. Pelaksanaan kegiatan

6. Monev

7. Sasaran 7 : Pengembangan system Penilaian

Program 1 : Pelatihan Penilaian Portofolio

Rincian Kegiatan:

1..Persiapan

2. Pencarian nara sumber

3..Pemberitahuan pada peserta

4..Pelaksanaan pelatihan

5..Monev

Program 2 : Pembuatan Bank Soal Semua Mapel

Rincian Kegiatan:

1..Persiapan

2. Penentuan peserta

3. Pencarian sumber

4. Pembeagian kelompok peserta

5. Pelaksanan kegiatan

6. Monev

8. Sasaran 8 : Pengembangan Lingkungan Sekolah

Program 1 : Peningkatan Kenyamanan dan Kebersihan Sekolah

Kegiatan 1 : Pengadaan AC Ruang Kepala Sekolah dan Lab. Komputer

Kegiatan 2 : Pengadaan Kipas Angin Ruang Kelas

Kegiatan 3 : Pengadaan Tempat Sampah Tiap Kelas

Rincian Kegiatan :

1..Persiapan

2. Analisis Kebutuhan

3. Penentuan Spesifikasi

4. Pembelian barang

5. Pemasangan alat

6. Monev

9. Sasaran 9 : Pengembangan Budaya Sekolah

Program 1 : Pelestarian Budaya Membaca Surat Yasiin Bersama Sebelum

Pembelajaran

Rincian Kegiatan:

1..Persiapan

2. Analisis kebutuhan

3. Pembelian alat

4. Pelaksanaan Kegiatan

5. Monev

10. Sasaran 10: Pengembangan Kegiatan Kesiswaan

Program 1: Peningkatan Prestasi Akadenik

Kegiatan 1: Intensifikasi Persiapan Lomba OSN

Rincian Kegiatan:

1..Persiapan

2. Penentuan Guru pengampu

3. Penentuan siswa

4. Pelaksanaan kegiatan

5. Monev

Program 2 : Peningkatan Prestasi Non Akademik

Kegiatan 1: Intensifikasi Pelatihan Bola Basket

Rincian Kegiatan:

1..Persiapan

2. Penentuan pelatih

3. Penentuan siswa

4. Pembelian alat

5. Pelaksanaan kegiatan

11. Sasaran 11 : Pengembangan PKH/ Life Skill

Program 1 : Pelaksanaan Program Life Skill Komputer

Rincian Program:

1..Persiapan

2. Penentuan guru pengampu

3. Penentuan siswa

4. Pembelian bahan pelatihan

5. Pelaksanaan kegiatan

6. Monev

K. MONITORING DAN EVALUASI

1.
Monitoring

a. Monitoring oleh Kepala Sekolah

1)
Pengembangan dan implementasi program kegiatan

2)
Kinerja profesional guru

3)
Kinerja tata usaha

4)
Kegiatan pembelajaran di kelas

5)
Kegiatan kesiswaan

6)
Pengembangan sarpras

7)
Pengalokasian dana

b. Monitoring oleh Tim Calon SSN

1)
Realisasi kegiatan

2)
Target pencapaian

2. Evaluasi

a.
Pengukuran pencapaian sasaran dan target kegiatan

b.
Mengadakan upaya peningkatan realisasi kegiatan

c.
Menemukan hambatan pelaksanaan program

d.
Menemukan solusi atas semua kesulitan selama pelaksanaan

N. PENANGGUNG JAWAB

Kegiatan Sekolah Calon SSN dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Sekolah Calon SSN yang terdiri dari :

1.
Penanggung jawab : H. Maghfur,S.PdI

2.
Ketua : Drs. Khusnul Huda

3.
Sekretaris : M. Nukman,A.Ma

4.
Bendahara : Drs. Masman

5.
Penanggung Jawab Sasaran

a. Pengembangan SDM : Mikhrojin, S.PdI

b. Pengembangan KTSP : Ilman Nafi',S.T

c. Pengembangan PBM : M. Ma'ruf, S.PdI

d. Pengembangan Sarana dan Prasarana : Zainul Mualimin

e. Pengembangan Manajemen Sekolah : M. Yazid, S.PdI

f. Pengembangan Sumber Dana dan Pendanaan : Drs.H.. Sirojun Munir

g. Pengembangan Sistem Penilaian : Sunian, S.PdI

h. Pengembangan Lingkungan Sekolah : H. Abdul Ghofari

i. Pengembangan Budaya Sekolah : Hj. Aminatus Sa'adah, S.PdI

j. Pengembangan Kegiatan Siswa : Khudzil Af,S.Pd

k. Pengembangan PKH : Lilik Suwarti, S.PdI

RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN MADRASAH (RKAM)

TAHUN PELAJARAN 2009/2010


 

Sekolah 

: MTs Hasyimiyah 

Kecamatan 

: Bungah 

Kabupaten/Kota  

: Gresik 


 

PENDAPATAN 

BELANJA 

No. 

Uraian 

Jumlah 

No. 

Uraian 

Jumlah 

I 

Rutin dari Pemda Kab/Kota 

 

I 

Biaya Operasional 

 

  

1. Belanja Pegawai  

 

  

1. Belanja Pegawai 

120.000.000,-

  

2. Belanja Barang 

 

  

2. Belanja Barang 

20.000.000,-

  

3. Belanja Pemeliharaan 

 

  

3. Belanja Pemeliharaan 

8.000.000,-

  

4. Belanja Lain-Lain 

 

  

4. Belanja Lain-Lain 

10.240.000,-

II 

Bantuan 

 

II 

Biaya Pengembangan 

 

  

1.   BOS/APBN

143.640.000,- 

  

1. Kurikulum dan Pembelajaran 

10.000.000,-

  

2.   BOS/APBD

37.800.000,- 

 

2.Administrasi dan Manajemen Sekolah 

10.000.000,-

  

3.   Subsidi UN

4.800.000,- 

  

3. Organisasi dan Kelembagaan 

5.000.000,-

  

  

 

  

4. Sarana dan Prasarana 

35.000.000,-

III 

Dana Komite 

 

  

5. Ketenagaan 

15.000.000,-

  

1.   Iuran Orang Tua(PSB, Daftar Ulang, Ujian)

72.000.000,-

  

6. Pembiayaan dan Pendanaan

1.000.000,- 

  

2.   Sumbangan Sukarela

 

  

7. Peserta Didik 

12.000.000,-

  

3.   ………

 

  

8. Peranserta Masyarakat. 

5.000.000,-

  

  

 

  

9. Lingkungan dan Budaya Sekolah 

7.000.000,-

IV 

Penerimaan Lain-Lain 

  

  

 

  

1.  Donatur 

 

  

  

 

  

2.  Usaha Sekolah 

 

  

  

 

V 

Sisa Lebih Anggaran Tahun Lalu 

 

  

  

 

  

Jumlah Pendapatan 

258.240.000,-

  

Jumlah Belanja 

258.240.000.-

  

  

Jumlah Suplus (Defisit) 

0 

 


 


 

Menyetujui,

Komite Madrasah


 


 


 

Drs. Khusnul Huda 

Menyetujui,

Kepala Madrasah


 


 


 

H.Maghfur,S.PdI 

Dibuat oleh,

Bendahara Madrasah


 


 


 

Drs. Masman 


 


 


 

RKAS-1

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS-1)

MTS HASYIMIYAH MENGARE BUNGAH GRESIK

TAHUN 2009/2010 S.D 2012/2013

A.
ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIS

Bangsa Indonesia kini memasuki era reformasi dengan pembaharuan radikal, reformasi bidang politik telah membawa perubahan besar pada kebijakan pengembangan sektor pendidikaan, yang secara umum bertumpu pada dua paradigma baru yaitu otonomisasi dan demokratisasi . Undang- Undang Nomor 22 tahun 1999 tentang otonomi daerah telah meletakan sektor pendidikan sebagai salah satu yang diotonomikan. Otonomi sektor pendidikan membawa perubahan cukup signifikan , agar kepala sekolah dan guru memiliki tanggung jawab besar dalam peningkatan kualitas proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas hasil belajar. Baik buruknya kualitas hasil belajar siswa menjadi tanggung jawab guru dan kepala sekolah, karena pemerintah daerah hanya memfasilitasi berbagaai aktivitas pendidikaan, baik saarana maupun prasarana, ketenagaan, maupun program pemebelajaran yang direncanakan sekolah.

Sistem Pendidikan Nasional yang tertera dalam Undang –Undang Nomor 20 tahun 2003 merupakan salah satu isu penting, dalam undang – undang tersebut adalah pelibatan masyarakat dalam pengembangan sektor pendidikan, sebagaimana ditegaskan pada salah satu pasal bahwa masyarakat berhak untuk berperan serta dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi program pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan di Indonesia diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan. Berbagai perencanaan pengembangan sekolah, baik rencana pengembangan sarana, alat, ketenagaan, kurikulum serta berbagai program pembinaan siswa, semua diserahkan pada sekolah untuk merancangnya serta mendiskusikanya dengan mitra horisontalnya dari komite sekolah.

Peranan masyarakat lebih besar terhadap pendidikan, tidak sekedar dalam konteks restribusi uang sumbangan pendidikan, tapi justru dalam pembahasan dan kajian untuk mengidentifikasi berbagai permintaan stakeholder dan user sekolah tentang kompetensi sisa yang akan dihasilkannya.

Dunia pendidikan kita memasuku abad ke-21 menghadapi masalah dan tantangan yang kompleks. Isu tentang perbaikan sektor pendidikan mencuat kepermukaan, tidak hanya dalam jalur pendidikan umum, tapi semua jalur pendidikan, sektor pembinaan sumber daya manusia, karena semua jenis, jalur dan jenjang pendidikan merupakan unsur- unsur yang memberikan kontribusi terhadap rata- rata hasil pendidikan secaara nasional. Dengan demikian, kelemahan proses dan hasil pendidikan dari sebuah jalur pendidikan akan mempengaruhi indeks keberhasilan pendidikan secara nasional.

Hasil peringkat pendidikan di Indonesia tertinggal jauh di bawah negara- negara Asia lainnya, seperti Singapura, Jepang , Malasyia. Bahkan jika dilihat dari indeks sumber daya manusia , yang salah satu indikatornya adalah sektor pendidikan, posisi Indonesia kian menurun dari tahun ke tahun .

Rendahnya SDM hasil pendidikan mengakibatkan lambannya Indoneia bangkit dari keterpurukan sektor ekonomi yang merosot secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan merupakan faktor penting dalam pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kualitas SDM. Hal ini dapaat dilihat pada negara- negara tetangga di mana kemajuan ekonomi yang mereka dapatkan adalah karena tingginya kualitas SDM- nya.

Keadaan di Indonesia berbeda jauh sekali dengan negara –negara tersebut. Dengan kekayaan sumber daya alam yang relatif lebih banyak, negara kita ternyata jauh tertinggal . Semuanya itu merupakan akibat dari kurang seriusnya dalam pembinaan sumber daya manusia.

Menghadapi masalah dan tantangan yang kompleks tersebut, maka sekolah sebagai lembaga yang mempunyai tugas dan fungsi sebagai pencetak kader-kader bangsa (sumber daya manusia) yang strategis, melalui kegiatan penyelenggaraan pendidikan yang diembannya dituntut untuk mampu menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas ?

Proses pendidikan yang berkualitas 5 s.d 20 tahun mendatang harus bercirikan keunggulan dan antisipatif masa depan secara progresif. Karenanya, pergeseran nilai-nilai sosial/kemasyarakatan dikalangan siswa harus diantisipasi oleh sekolah melalui program yang progresif dan unggul dalam pendidikan yang berdampak bagi terbentuk dan terasahnya kecerdasan emosional siswa. Pertumbuhan ekonomi yang cepat menghendaki ketersediaan program pendidikan kecakapan hidup (life skill). Sementara itu stabilitas nasional dan regional yang sering terganggu, menghaaruskan ketersediaan program yang dapat mendayagunakan penggalangan partisipasi masyarakat. Selanjutnya, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mengharuskan sekolah untuk memiliki program yang antisipasif dan progresif. Sedangkan untuk mempertahankan serta melestarikan nilai budaya agar nilai tersebut tidak meluntur, maka sekolah sebagai pusat budaya(sebagai wiyata mandala) harus memegang teguh nilai-nilai budaya pada setiap bidang garap dalam pengembangan sekolah.

B.
ANALISIS KONDISI PENDIDIKAN SAAT KINI

         Peningkatan mutu SDM melalui bidang pendidikan telah banyak dan sudah dilakukan pemerintah dalam upaya peningkatan mutu ini. Berbagai regulasi telah diterbitkan guna menjaga agar rel pendidikan kita dapat menuju arah peningkatan mutu yang diharapakan.

Undang-undang nomor: 20 tahun 2003 yang telah diterbitkan tentang sistem pendidikan nasional kemudian dilanjutkan dengan penerbitan peraturan pemerintah nomor : 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan dimana kita dituntut untuk menyelenggarakan pendidikan yang memenuhi standar yang telah ditetapkan. Kebijakan ini kemudian dijabarkan dan ditegaskan lagi dalam peraturan mentri nomor :22,23 tahun 2006 tentang standar isi dan kerangka dasar kurikulum serta standar kompetensi lulusan. Adapun pemerintah untuk penerapan kurikulum berbasis kompetensi dengan diberlakukannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ditetapkan melalui peraturan menteri nomor : 24 tahun 2006.

Dengan adanya berbagai peraturan tersebut tentu saja menambah tingkat konsentrasi kita untuk melaksanakan sebagaimana yang telah ditentukan. Dan ditengah tuntutan-tuntutan yang ada ini, lembaga pendidikan yang mengemban amanat ini belum sepenuhnya dapat memenuhinya karena berbagai kendala yang menghadang.

Maka masalah yang masih menjadi tanggungan dalam pelaksanaan KTSP tingkat kesiapan berbagai pihak yang terkait dengan pendidikan. Dimulai dari lembaga sekolah itu sendiri yang meliputi : kesiapan guru dalam mengimplementasikan, persiapan sekolah dalam menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, manajemen sekolah yang juga harus segera mengadaptasi berbagai persoalan yang menghadang terkait hadirnya KBK.

C.
PENDIDIKAN YANG DIHARAPKAN

Pertanyaan kita selanjutnya adalah. Kemana arah pendidikan kita? Siapa yang paling berhak menentukan arah dan kebiajakan sekolah? Ini merupakan pertanyaan-pertanyaan mendasar dalam penyelenggaraan sekolah, dalam sistem atau pendekatan apapun. Semangat demokratis dalam penyelenggaraan sekolah akan menginspirasi bahwa publik sekolah memiliki hak yang sangat kuat dan sangat besar dalam penetapan arah kebijakan kurikulum sekolah, barangkali sama kuatnya dengan pemerintah sendiri, karena client sekolah adalah publiknya dan pemerintah yang juga dalam konteks lain sebagai user, bukan terbatas dalam apek penerimaan tenaga kerja pada instansi pemerintah saja, tapi lapangan kerja secara lebih luas disemua sektor, pertanian, Industri, jasa atau lainnya, didalam negri maupun diluar negri. Semakin kompetitif SDM bangsa, maka akan semakin meningkat dignity bangsa tersebut dihadapan bangsa-bangsa lainnya. Sebaliknya semakin merosot daya saingnya, maka akan semakin menurun pula nation dignity-nya. Dengan demikian, publik sekolah dan pemerintah sama-sama memiliki kepentingan dalam penetapan arah dan pendidikan anak-anak disebuah sekolah.

Berdasarkan visi dan misi MTs Hasyimiyah Mengare diharapkan lima tahun ke depan mampu sebagai Sekolah Standar Nasional secara penuh, yaitu tercapainya standar kurikulum sekolah, standar PBM, Standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar kelulusan, standar fasilitas, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian.

Pada tahun pelajaran 2012/ 2013 mulai menerapkan pembelajaran "moving class" untuk mapel bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, dan IPS. Setiap ruang kelas khusus moving class tersedia media komputer dan LCD serta media pembelajaran sesuai dengan karakter mata pelajaran.

Untuk mendukung proses pembelajaran yang ideal tenaga pendidik telah berkualifikasi strata 1 serta dapat mengoprasikan komputer. Di samping itu guru diharapkan dalam proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran .untuk itu sekolah memiliki sejumlah media pembelajaran untuk semua mapel.

D.
IDENTIFIKASI TANTANGAN NYATA ANTARA 4 TAHUN KE DEPAN

No.

Kondisi pendidikan saat ini

Kondisi pendidikan masa datang

Besar tantangan nyata

1.

Standar Kompetensi Lulusan

  

A

Bidang akademik:

  
 

-
Rata-rata pencapaian KKM semua mapel 6,50

-
Rata-rata pencapaian NUN 6,48

-
Rata2 pencapaian NUS 6,50

-
Rata-rata pencapaian KKM semua mapel 7,50

-
Rata-rata pencapaian NUN 7,50

-
Rata2 pencapaian NUS 7,50

1,00

1,02

1,00

B

Bidang non akademik:

  
 

-
Perolehan jumlah kejuaraan: 1 jenis/bidang pada tk kabupaten (olahraga)

-
Perolehan jumlah kejuaraan: 2 jenis/bidang pada tk kabupaten (olah raga dan Pramuka)

1 jenis

C

Kelulusan:

  
 

-
Persentase kelulusan 98%

-
Persentase kelulusan 100%

2%

D

Melanjutkan studi:

  
 

-
Jumlah lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi 80%

Jumlah lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi 100%

20%

2

Standar Isi

Standar Isi

 

A

Buku KTSP (Buku/Dokumen-1):

  
 

Tersusun Buku KTSP 1 bh

Tersusun Buku KTSP 1 bh

-

B

Silabus:

Silabus:

 
 

-
Tersusun silabus 90 % mapel

-
Tersusun silabus 100% mapel

10 %

C

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP):

  
 

- Tersusun RPP :90% dari semua mapel.

- Tersusun RPP:100% dari semua mapel

10%

D

Pemetaan SK dan KD

  
 


Tersusunnya pemetaan SK dan KD 60%


Tersusunnya pemetaan SK dan KD 100%

40%

3.

Standar Proses

  

A

Persiapan pembelajaran:

Persiapan pembelajaran:

 
 

-
Kepemilikan silabus oleh guru: 90% memiliki

-
Kepemilikan RPP oleh guru: 90% memiliki

-
Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar: 90%

-
Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa: 60%

-
Kepemilikan silabus oleh guru: 100% memiliki

-
Kepemilikan RPP oleh guru: 100% memiliki

-
Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar: 100%

-
Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa: 100%

10%

10%

10%

40%

B

Persyaratan Pembelajaran

  
 

-
Jumlah siswa per rombel: 40 anak

-
Beban mengajar guru: 18 jam/minggu

-
Ratio antara jumlah siswa dengan buku teks mapel 2:1

-
Pengelolaan kelas: 80%

-
Jumlah siswa maksimal per rombel: 32 anak

-
Beban mengajar guru: ≥ 24 jam/minggu

-
Ratio antara jumlah siswa dengan buku tekas mapel 1:1

-
Pengelolaan kelas: 100%

- 8

6

Penambahan 1 buku/siswa

20%

C

Pelaksanaan pembelajaran:

Pelaksanaan pembelajaran:

 
 

-
Cakupan pendahuluan dalam pembelajaran oleh guru di kelas: 80%

-
Cakupan penerapan prinsip pembelajaran yang: eksploratif, elaboratir, dan konformatif: 80%

-
Penerapan CTL: 60%

-
Penerapan pembelajaran tuntas: 50%

-
Penerapan PAIKEM/PAKEM: 50%

-
Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah: 40%

-
Cakupan pelaksanaan penutup dalam pembelajaran: 80%

-
Cakupan pendahuluan dalam pembelajaran oleh guru di kelas: 100%

-
Cakupan penerapan prinsip pembelajaran yang: eksploratif, elaboratir, dan konformatif: 100%

-
Penerapan CTL: 100%

-
Penerapan pembelajaran tuntas: 100%

-
Penerapan PAIKEM/PAKEM: 100%

-
Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah: 100%

-
Cakupan pelaksanaan penutup dalam pembelajaran: 100%

20%

20%

40%

50%

50%

60%

20%

D

Pelaksanaan penilaian pembelajaran:

Pelaksanaan penilaian pembelajaran:

 
 

-
Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar: 60%

-
Variasi model penilaian 50 % kurang variatif

-
Pengolahan/analisis hasil penilaian: 50% berbasis TIK

-
Pemanfaatan/tindak lanjut hasil penilaian: 90 %

-
Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar: 100%

-
Variasi model penilaian: 100% variatif

-
Pengolahan/analisis hasil penilaian: 100 %

-
Pemanfaatan/tindak lanjut hasil penilaian: 100%

40%

50 %

50%

10%

E

Pengawasan proses pembelajaran:

  
 

-
Cakupan kegiatan pemantauan pembelajaran: 90%

-
Cakupan kegiatan supervisi pembelajaran: 90%

-
Cakupan kegiatan evaluasi pembelajaran: 90%

-
Dokumen pelaporan hasil evaluasi pembelajaran: 90%

-
Cakupan tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran: 60%

-
Cakupan kegiatan pemantauan pembelajaran: 100%

-
Cakupan kegiatan supervisi pembelajaran: 100%

-
Cakupan kegiatan evaluasi pembelajaran: 100%

-
Dokumen pelaporan hasil evaluasi pembelajaran: 100%

-
Cakupan tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran: 100%

10%

10%

10%

10%

40%

4

Standar Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan:

  

A

Kepala sekolah:

  
 

-
Memiliki sertifikat bahasa inggris dari luar negeri

-
Menguasai TIK

-
kepemimpinan 90 % baik

-
Mampu melaksanakan MBS 80 %

-
Memiliki kemampuan kewirausahaan 80 % baik

-
Melaksanakan supervisi, monitoring, dan evaluasi sekolah 1 kali pertahun

-
administrasi sekolah 80% baik

-
Memiliki sertifikat pelatihan bahasa inggris

-
Kepemilikan sertifikat TIK

-
kepemimpinan 100 % baik

-
Mampu melaksanakan MBS 100 %

-
Memiliki kemampuan kewirausahaan 100 % baik

-
Melaksanakan supervisi, monitoring, dan evaluasi sekolah 2 kali

-
administrasi sekolah 100% baik

-

-

10%

10%

20%

1 kali

20%

B

Guru: (bersifat rata-rata)

Guru: (bersifat rata-rata)

 
 

-
Kebutuhan guru 90 % terpenuhi

-
Kesesuaian ijazah guru dengan bidang studi yang diajarkan 80 %

-
Mampu melaksanakan penilaian dan evaluasi pembelajaran dengan benar 70%

-
Mampu bahasa Inggris aktif 30%

-
Menguasai TIK: 70%

-
Memahami dan melaksanakan KTSP: 80%

-
Melaksanakan penelitian pendidikan: 30%

-
Mengikuti Pelatihan kepribadian: 10%

-
Melaksanakan Pengabdian masyarakat: 70%

-
Mengikuti Pelatihan PAIKEM/PAKEM : 50%

-
Kompetensi lulusan guru S1/S2 80%

-
guru bersertifikasi profesi: 50%

-
guru yang memiliki komputer/laptop: 60%

-
Kebutuhan guru 100 % terpenuhi

-
Kesesuaian ijazah guru dengan bidang studi yang diajarkan 100 %

-
Mampu melaksanakan penilaian dan evaluasi pembelajaran dengan benar 100%

-
Mampu bahasa Inggris aktif 100%

-
Menguasai TIK: 100%

-
Memahami dan melaksanakan KTSP: 100%

-
Melaksanakan penelitian pendidikan: 50%

-
Mengikuti Pelatihan kepribadian: 100%

-
Melaksanakan Pengabdian masyarakat: 100%

-
Mengikuti Pelatihan PAIKEM/PAKEM : 100%

-
Kompetensi lulusan guru S1/S2 100%

-
guru bersertifikasi profesi: 70%

-
guru yang memiliki komputer/laptop: 100%

10%

20%

30%

70%

30%

20%

20%

90%

30%

50%

20%

20%

40%

C

Tenaga TU, Laboran, Pustakawan,:(bersifat rata-rata)

  
 

-
Jumlah tenaga TU berijazah sarjana 0 %

-
MenguasaiTIK: 80%

-
Menguasai bahasa Inggris: 15 %

-
Mengikuti Pelatihan dibidangnya: 60%

-
Pelatihan manajemen sesuai bidangnya: 40%

-
Jumlah tenaga TU berijazah sarjana 10 %

-
MenguasaiTIK: 100%

-
Menguasai bahasa Inggris: 50 %

-
Mengikuti Pelatihan dibidangnya: 100%

-
Pelatihan manajemen sesuai bidangnya: 100%

10%

20%

35%

40%

60%

5

Standar Sarana dan Prasarana

Standar Sarana dan Prasarana

 

A

Sarana dan Prasarana Minimal

Sarana dan Prasarana Minimal

 
 

-
Ruang kepala sekolah: 24 m2

-
Ruang wakil KS tidak ada

-
Ruang perpustakaan: tidak standar

-
Ruang Lab. IPA tidak standar

-
Gudang: 1

-
Ruang UKS: 1

-
Ruang BK : 1 belum standar

-
Ruang OSIS belum ada

-
Ruang kepala sekolah: min. 28 m2

-
Ruang wakil KS standar

-
Ruang perpustakaan: standar

-
Ruang Lab. IPA: standar

-
Gudang: 2

-
Ruang UKS: 2

-
Ruang BK standar

-
Ruang OSIS Standar

Terbangun nya ruang KS standar

Terbangunnya R WK KS

Terbangunnya R perpustakaan standar

Terbangun R lab.standar

Terbangun 1

Terbangun 1 ruang UKS

Terbangunnya R. BK Standar

Terbangunnya R. OSIS Standar

B

Sarana dan Prasarana Lainnya

Sarana dan Prasarana Lain

 
 

-
Belum memiliki ruang Lab. Bahasa

-
Ruang Lab. Komputer: tidak standar

-
Memiliki Ruang multi media kurang standar

-
Belum memiliki ruang akademik dan pengembangan SIM

-
Ruang kantin: tidak standar (<10m2)

-
Memiliki ruang Lab. Bahasa: 1 buah

-
Ruang Lab. Komputer: 1 buah standar

-
Memiliki ruang multi media: 1 buah

-
Memiliki ruang akademik dan pengembangan SIM: 1 buah

-
Ruang kantin: ada standar

Terbangun 1 R Lab Bahasa

Terbangun 1 R Lab Komputer

Terbangun R multi media : 1

Terbangun 2 R akademik dan SIM

Terbangun R kantin standar

C

Fasilitas Pembelajaran dan Penilaian

  
 

-
Daya listrik rendah (5000W)

-
Komputer Guru: 1

-
Komputer TU: 4 buah

-
Komputer perpustakaan: 1

-
Komputer Lab IPA: tidak

-
Memiliki TV/VCD 3 set

-
LCD Proyektor ada 1

-
Jaringan internet: ada

Belum terpasang ke semua

instalasi

-
Sarana olah raga: 80%

-
Daya listrik rendah (5000W)

-
Komputer Guru: 5

-
Komputer TU: 5 buah

-
Komputer perpustakaan: 2

-
Komputer Lab IPA: 1

-
Memiliki TV/VCD 5 set

-
Memiliki LCD Proyektor 1 bh

-
Jaringan internet terpasang ke semua instalasi

-
Sarana olah raga: 100%

-

4 buah

1 buah

1 buah

1 buah

2 set

1 buah

Terpasang jaringan

20%

6.

Standar Pengelolaan

Standar Pengelolaan

 

A

Perangkat dokumen pedoman pelaksanaan rencana kerja/ kegiatan:

 

-
Dokumen RPS (RKAS-1 dan RKAS-2) 60% sempurna

-
Dokumen PSB: 80% sempurna

-
Dokumen Pedoman pembinaan kesiswaan: 60% lengkap

-
Dokumen tata tertib sekolah: 80% lengkap

-
Dokumen kode etik sekolah : 60%

-
Dokumen penugasan guru: 80%

-
Dokumen administrasi ruang kelas : 80%

-
Dokumen administrasi ruang laboratorium dan keterampilan : 60%

-
Dokumen RPS (RKAS-1 dan RKAS-2) 100% sempurna

-
Dokumen PSB: 100% sempurna

-
Dokumen Pedoman pembinaan kesiswaan: 100%

-
Dokumen tata tertib sekolah: 100%

-
Dokumen kode etik sekolah: 100%

-
Dokumen penugasan guru: 100%

-
Dokumen administrasi ruang kelas : 100%

-
Dokumen administrasi ruang laboratorium dan keterampilan : 100%

40%

20%

40%

20%

40%

20%

20%

40%

B

Struktur organisasi dan mekanisme kerja:

 
 

-
Struktur organisasi: 80% lengkap

-
Dokumen pembagian tugas/kewenangan/tupoksi: 80%

-
Dokumen mekanisme fungsi/tugas organisasi: 80%

-
Struktur organisasi: 100% lengkap

-
Dokumen pembagian tugas/kewenangan/tupoksi: 100%

-
Dokumen mekanisme fungsi/tugas organisasi: 100%

20%

20%

20%

C

Supervisi, monitoring, evaluasi, dan akreditasi sekolah:

 
 

-
memiliki tim khusus dan berfungsi 80%

-
memiliki instrumen supervisi 80% lengkap

-
memiliki instrumen monitoring 80% lengkap

-
memiliki instrumen evaluasi 80% lengkap

-
memiliki instrumen akreditasi 80% lengkap

-
memiliki pelaporan supervisi 80% lengkap

-
memiliki pelaporan monitoring 80% lengkap

-
melakukan pelaporan evaluasi 80%

-
melakukan pelaporan akreditasi internal 80%

-
Pendokumentasian:80% baik

-
Tindak lanjut: 60%

-
memiliki tim khusus dan berfungsi 100%

-
memiliki instrumen supervisi 100% lengkap

-
memiliki instrumen monitoring 100% lengkap

-
memiliki instrumen evaluasi 100% lengkap

-
memiliki instrumen akreditasi 100% lengkap

-
memiliki pelaporan supervisi 100% lengkap

-
memiliki pelaporan monitoring 100% lengkap

-
melakukan pelaporan evaluasi 100%

-
melakukan pelaporan akreditasi internal 100%

-
Pendokumentasian:100% baik

-
Tindak lanjut: 100%

20%

20%

20%

20%

20%

20%

20%

20%

20%

20%

40%

D

Kemitraan dan peran serta masyarakat:

  
 

-
Dokumen keberadaan Komite Sekolah: 90%

-
Dokumen program kerja komite sekolah: 60%

-
Kepengurusan komite sekolah: 80% lengkap

-
Bantuan biaya pendidikan dari orang tua siswa: Rp. 15.000/bulan

-
Kemitraan dengan pihak lain 1 UKM

-
Dokumen keberadaan Komite Sekolah: 100%

-
Dokumen program kerja komite sekolah: 100%

-
Kepengurusan komite sekolah: 100% lengkap

-
Bantuan biaya pendidikan dari orang tua siswa: 50.000 rupiah/bulan

-
Kemitraan dengan pihak lain dua UKM

10%

40%

20%

Rp. 35.000,-/bulan

1 UKM

E

SIM sekolah:

SIM sekolah:

 
 

-
Tidak terpasang PAS (Paket Aplikasi Sekolah)

-
Tidak terpasang jaringan SIM

-
Terpasang PAS (Paket Aplikasi Sekolah): 100%

-
Terpasang jaringan SIM: 100%

100%

100%

7.

Standar Keuangan dan Pembiayaan

  

A

Sumber dana: 2 buah

Sumber dana: minimal 5 buah

Minimal 3

B

Pengalokasian dana: 5 SNP

Pengalokasian dana: minimal 8 SNP

3 atau lebih

C

Penggunaan dana: 90% sesuai APBS

Penggunaan dana: 100% sesuai APBS

10%

D

Pelaporan penggunaan dana: 95%

Pelaporan penggunaan dana: 100%

5%

E

Dokumen pendukung pelaporan: 80%

Dokumen pendukung pelaporan: 100%

20%

8.

Standar Penilaian Pendidikan:

  

A

Frekuensi ulangan harian oleh guru tiap KD: 90%

Frekuensi ulangan harian oleh guru tiap KD: 100%

10%

B

Ulangan tengah semester

dilakukan oleh guru: 95% baik

Ulangan tengah semester

yang dilakukan oleh guru: 100% baik

5%

C

Cakupan materi ulangan akhir semester yang dilakukan sekolah: 90%

Cakupan materi ulangan akhir semester yang dilakukan sekolah: 100%

10%

D

Cakupan materi ulangan kenaikan kelas oleh sekolah: 95%

Cakupan materi ulangan kenaikan kelas oleh sekolah: 100%

5%

E

Teknik-teknik penilaian yang dipergunakan guru dalam pembelajaran: 60% variatif

Teknik-teknik penilaian yang dipergunakan guru dalam pembelajaran: 100% variatif

40%

f

Instrumen yang dikembangkan guru untuk ulangan harian: 80%

Instrumen yang dikembangkan guru untuk ulangan harian: 100%

20%

G

Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan akhir semester: 80%

Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan akhir semester: 100%

20%

H

Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan kenaikan kelas: 80%

Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan kenaikan kelas: 100%

20%

i

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh guru: 80% terpenuhi

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh guru: 100% terpenuhi

20%

j

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan 90%

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan 100%

10%

9.

Budaya dan lingkungan sekolah.

  

a.

Budaya bersih.

  
 


Kesadaran budaya bersih 70%


Kesadaran budaya bersih 100%

30%

b.

Budaya disiplin.

  
 


Kesadaran guru mentaati peraturan 80%.


Kesadaran Staf Tata Usaha taat peraturan 80%


Kesadaran siswa mentaati peraturan 70%.


Kesadaran guru mentaati peraturan 100%.


Kesadaran Staf Tata Usaha taat peraturan100%.


Kesadaran siswa mentaati peraturan 100%.

20%

20%

30%

c.

Budaya tata krama "in ction"

  
 


Warga sekolah memahami dan melaksa-nakan tata krama 80%


Warga sekolah memahami dan melaksanakan tata karma 100%

20%

d.

Tamanisasi.

  
 


Memiliki taman 10% dari lahan kosong.


Memiliki taman 30% dari lahan kosong.

20%

e.

Pengembangan lomba-lomba kebersihan.

  
 


Melaksanakan lomba kebersihan 1 x pertahun

Melaksanakan lomba kebersihan 2 x pertahun

1 kali

E. VISI SEKOLAH

Unggul dalam Mutu Santun dalam Prilaku.

Indikator Visi :

a.
Terwujudnya pengembangan kurikulum sesuai Standar Isi Pendidikan Nasional

b.
Terselenggaranya proses pembelajaran secara efektif dan efisien

c.
Meningkatnya lulusan yang memiliki kompetensi sesuai standar nasional

d.
Mempunyai kualitas sarana prasarana yang mendukung pembelajaran

e.
Meningkatnya kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan sesuai standar kompetensi

f.
Terwujudnya pengelolaan sekolah sesuai manajemen berbasis sekolah

g.
Terselenggaranya sistem penilaian hasil belajar secara efektif, objektif dan dan sistematis

h.
Optimalnya sumber dana dan daya dukung pendanaan sekolah

i.
Unggul dalam prestasi akademik

j.
Unggul dalam prestasi non akademik

k.
Unggul dalam etika, budi pekerti dan disiplin menuju kualitas iman dan taqwa

F. MISI SEKOLAH

a.
Melaksanakan pengembangan kurikulum satuan pendidikan meliputi perangkat pembelajaran silabus, penilaian , rencana pelaksanaan pembelajaran.

b.
Melaksanakan diversivikasi kurikulum pendidikan

c.
Melaksanakan pengembangan kurikulum muatan lokal

d.
melakukan inovasi pembelajaran yang efektif dan efesien sesuai karakteristik mata pelajaran

e.
Melaksanakan pengembangan pengelolaan sekolah yang meliputi sumber daya manusia pembelajaran, sarana prasarana penilaian, kesiswaan, kurikulum., administrasi, pembiayaan, pemasaran sesuai manajemen berbasis sekolah.

f.
Melaksanakan pengembangan keorganisasian sekolah meliputi :

 Struktur organisasi yang dikembangkan sesuai dengan tujuan program.

 Uraian tugas yang lengkap dan jelas.

 Mekanisme kerja yang jelas, sederhana dan praktis.

 Personalia yang berkualitas untuk menunjang pelaksanaan program

g.
Melaksanakan pengembangan fasilitas pendidikan mencakup aspek teknis teknologi.

h.
Melaksanakan pengembangan pembiayaan pendidikan.

G. TUJUAN SEKOLAH DALAM 5 (LIMA) TAHUN KE DEPAN

Pada tahun pelajaran 2007/2008 sampai dengan 2011/2012 diharapkan :

1)
Pemahaman Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

2)
Mengembangkan perangkat pembelajaran, pemetaan SK dan KD, silabu, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

4)
Pengembangan sistem penilaian.

5)
Pengembangan Strategi Pembelajaran.

6)
Perangkat standar kelulusan.

7)
Pengembangan kejuaraan lomba - lomba akademik dan non akademik.

8)
Peningkatan dan pengembangan media pembelajaran.

9)
Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif

10)
Pengembangan sarana pendidikan.

11)
Pengembangan prasarana pendidikan.

12)
Pengembangan profesionalitas guru

13)
Peningkatan kompetensi guru dan TU.

14)
Pelaksanaan monitoring dan evaIuasi oleh Kepala Sekolah terhadap kinerja guru dan. tenaga TU.

15)
Pengembangan dan melengkapi administrasi sekolah.

16)
lmplementasi MBS

17)
Pelaksanaan supervisi klinis oleh kepala sekolah.

18)
Penggalangan dana dari berbagai sumber.

19)
Penciptaan subsidi silang bagi orang orang siswa yang tidak mampu.

20)
Implementasi model evaluasl pembelajaran.

H. Program Strategis

1.
Pengembangan pemetaan Kompetensi Dasar

2.
Pengembangan silabus

3.
Pengembangan silabus penilaian

4.
Pengembangan RPP

5.
Pengembangan inovasi pembelajaran

6.
Pengembangan layanan bimbingan pembelajaran

7.
Pengembangan pendekatan CTL dalam pembelajaran

8.
Pengembangan pencapaian standar kompetensi lulusan secara kontinyu dan terpadu

9.
Pengembangan minat dan bakat menyusun karya tulis

10.
Pengembangan penguasaan operasi komputer dan Internet Servise Propider

11.
Pengembangan kegiatan keagamaan

12.
Pengembangan kegiatan apresiasi seni

13.
Pengembangan prestasi olah raga

14.
Pengembangan sarana, prasarana,dan media pendidikan.

15.
Pengembangan upaya peningkatan SDM tenaga kependidikan.

16.
Pengembangan sistem penilaian yang terukur dengan pendekatan CTL

17.
Pengembangan pengelolaan sumber dana pendidikan

I. STRATEGI PELAKSANAAN / PENCAPAIAN

1.
Pengembangan Standar isi (kurikulum) :

Menjalin kerjasama dan mengoptimalisasikan warga sekolah dalam penyusunan pemetaan standar kompetensi, kompetensi dasar, penyusunan silabus, sistem penilaian, membuat RPP, membuat model-model penilaian melalui MGMP, workshop, dan IHT untuk memenuhi dokumen kurikulum sekolah.

2.
Pengembangan inovasi pembelajaran :

Mengadakan pelatihan-pelatihan pengembangan model-model pembelajaran.

3.
Pengembangan multi media Internet Servis Propider

4.
Pengembangan kompetensi lulusan :

Menjalin kerjasama antar tenaga pendidik sekolah dan antar lembaga pendidikan yang lebih maju untuk peningkatan pengetahuan dan pengalaman.

5.
Pengembangan prestasi akademik :

Menciptakan peningkatan kinerja guru, perpustakaan, laboratorium dan sarana pendukung melalui pengadaan kelompok bimbingan terpadu.

6.
Pengembangan sikap kritis dan kewirausahaan :

Mengadakan kegiatan pelatihan ketrampilan penunjang belajar dan penguasaan ketrmapilan bekal kemandirian melalui bimbingan terpadu dan kontinyu melalui pelatihan bekerjasama dengan lembaga yang memiliki kompetensi pada kecakapan yang diprogramkan.

7.
Pengembangan prestasi non akademik :

Mengadakan pembinaan pada siswa yang berpotensi pada bidang seni dan olahraga melalui pelatihan yang teratur dan sistematis.

8.
Pengembangan kegiatan keagamaan :

Bekerjasama dengan lembaga pendidikan Al Qur'an secara teratur, kerjasama dalam kegiatan keagamaan.

9.
Pengembangan sarana :

Mengadakan peningkatan mutu dan jumlah sarana media pembelajaran yang masih mengalami kekurangan melalui pengadaan maupun bekerjasama dengan lembaga terkait.

10.
Pengembangan tenaga kependidikan :

Menjalin kerjasama dengan lembaga pengembang SDM pendidikan melalui pelakanaan workshop, pelatihan dan penataran.

11.
Pengembangan penilaian :

Mengadakan pelatihan sistem penilaian dan mengadakan departemen penilaian dan evaluasi.

12.
Pengembangan pengelolaan dana pendidikan :

Menjalin kerjasama dengan lembaga terkait guna penggalian sumber dana dari lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat.

J.
HASIL YANG DIHARAPKAN

Hasil yang diharapkan tercapai atau terpenuhi dari program-program di atas antara lain :

1.
Terpenuhinya standar kompetensi lulusan

2.
Terpenuhinya standar isi

3.
Terpenuhinya standar proses

4.
Terpenuhinya standar tenaga pendidik dan kependidikan

5.
Terpenuhinya sarana dan prasarana

6.
Terpenuhinya standar pengelolaan

7.
Terpenuhinya standar pembiayaan

8.
Terpenuhinya standar penilaian

9.
Terciptanya lingkungan yang mendukung pembelajaran

Tonggak-tonggak kunci keberhasilan dapat ditabulasikan sebagai berikut:

No.

Program

Tahun I

Tahun II

Tahun III

Tahun IV

1.

Standar Kompetensi Lulusan

    

A

Bidang akademik:

    
 


Rata2 pencapaian KKM semua mapel dari 6,50 menjadi 7,50


Rata2 pencapaian NUN dari 6,48 menjadi 7,50


Rata2 pencapaian NUS dari 6,50 menjadi 7,50

6,70

6,75

6,70

6,90

7,00

6,90

7,20

7,25

7,20

7,50

7,50

7,50

B

Bidang non akademik:

    
 

- Perolehan jumlah kejuaraan: dari 1 menjadi 2 jenis/bidang pada tk kabupaten (Pramuka, Kesenian, Olah raga,

2

   

C

Kelulusan:

    
 

- Jumlah kelulusan dari 98% menjadi 100%

99%

100%

100%

100%

D

Melanjutkan studi:

    
 


Jumlah lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi dari 80% menjadi 100%

85%

90%

95%

100%

2

Standar Isi

    

A

Buku KTSP (Buku/Dokumen-1):

    
 

- Tersusun Buku KTSP 1 bh

1

   

B

Silabus:

    
 

- Tersusun silabus dari 90% menjadi 100% mapel

100%

   

C

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP):

 

- Tersusun RPP:dari 90% menjadi 100% dari semua mapel

100%

   

D

Pemetaan SK dan KD

    
 

-
Tersusunnya pemetaan SK dan KD dari 60% menjadi 100%

100%

   

3.

Standar Proses

    

A

Persiapan pembelajaran:

    
 


Kepemilikan silabus oleh guru: dari 90% menjadi 100%


Kepemilikan RPP oleh guru: dari 90% menjadi 100%


Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar: dari 90% menjadi 100%


Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa: dari 60% menjadi 100%

100%

100%

100%

80%

90%

95%

100%

B

Persyaratan Pembelajaran

    
 


Jumlah siswa per rombel: 32


Beban mengajar guru: ≥ 24 jam/minggu


Ratio antara jumlah siswa dengan buku tekas mapel 1:1


Pengelolaan kelas: dari 80% menjadi 100%

40

24

1

90%

36

95%

34

100%

32

C

Pelaksanaan pembelajaran:

    
 

- Cakupan pendahuluan dalam pembelajaran oleh guru di kelas: dari 80% menjadi 100%

- Cakupan penerapan prinsip pembelajaran yang: eksploratif, elaboratir, dan konformatif: dari 80% menjadi 100%

- Penerapan CTL: dari 60% menjadi 100%

- Penerapan pembelajaran tuntas: dari 50% menjadi 100

100%

100%

80%

100%

100%

  
 

- Penerapan PAIKEM/PAKEM: dari 50% menjadi 100%

- Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah: dari 40% menjadi 100%

- Cakupan pelaksanaan penutup dalam pembelajaran: dari 80% menjadi 100%

70%

60%

100%

80%

80%

90%

90%

100%

100%

D

Pelaksanaan penilaian pembelajaran:

   
 

- Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar: dari 60% menjadi 100%

- Variasi model penilaian dari 50% menjadi 100% variatif

- Pengolahan/analisis hasil penilaian dari 50% menjadi 100% berbasis TIK

- Pemanfaatan/tindak lanjut hasil penilaian dari 90% menjadi 100

70%

70%

70%

95%

80%

80%

80%

100%

90%

90%

90%

100%

100%

100%

E

Pengawasan proses pembelajaran:

   
 


Cakupan kegiatan pemantauan pembelajaran dari 90% menjadi 100%


Cakupan kegiatan supervisi pembelajaran dari 90% menjadi 100%


Cakupan kegiatan evaluasi pembelajaran dari 90% menjadi 100%


Dokumen pelaporan hasil evaluasi pembelajaran dari 90% menjadi 100%


Cakupan tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran dari 60% menjadi 100%

100%

100%

100%

100%

100%

   

4

Standar Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan:

 

A

Kepala sekolah:

    
 


Memiliki sertifikat pelatihan bahasa inggris


Memiliki sertifikat TIK


Kepemimpinan 100% baik


Mampu melaksanakan MBS dari 90% menjadi 100%


Memiliki kemampuan kewirausahaan dari 80% menjadi 100%baik


Melaksanakan supervisi, monitoring, dan evaluasi Pembelajaran dari 1 kali/tahun menjadi 2 kali/tahun.


Administrasi sekolah dari 80% menjadi 100%baik

1

1

100%

100%

85%

2

85%

90%

90%

95%

95%

100%

100%

B

Guru: (bersifat rata-rata)

    
 

-
Kebutuhan guru dari 90% menjadi 100% terpenuhi

-
Kesesuaian ijazah guru dengan bidang studi yang diajarkan dari 80% menjadi 100%

95%

90%

100%

100%

  
 

-
Mampu melaksanakan penilaian dan evaluasi pembelajaran dengan benar dari 70% menjadi 100%

-
Mampu bahasa Inggris aktif dari 30% menjadi 100%

-
Menguasai TIK: dari 70% menjadi 100%

-
Memahami dan melaksanakan KTSP: dari 80% menjadi 100%

-
Melaksanakan penelitian pendidikan dari 30% menjadi 50%

-
Mengikuti Pelatihan kepriba-dian dari 10% menjadi 100%

-
Melaksanakan Pengabdian masyarakat dari 70% menjadi 100%

-
Mengikuti Pelatihan PAIKEM/PAKEM dari 50% menjadi 100%

-
Kompetensi lulusan guru S1/S2 100%

-
guru bersertifikasi profesi dari 50% menjadi 70%

-
guru yang memiliki komputer/laptop dari 60% menjadi 100%

80%

50%

80%

100%

35%

50%

80%

100%

90%

55%

70%

90%

70%

90%

100%

40%

80%

90%

100%

60%

80%

100%

90%

100%

100%

45%

90%

100%

70%

90%

100%

50%

100%

100%

C

Tenaga TU, Laboran, Pustakawan,:(bersifat rata-rata)

 
 


Jumlah tenaga TU berijazah sarjana dari 0% menjadi 10%


Menguasai TIK: dari 80% menjadi 100%


Menguasai bahasa Inggris: dari 15% menjadi 50%


Mengikuti pelatihan di bidangnya dari 60% menjadi 100%


Pelatihan manajemen sesuai bidangnya dari 10% menjadi 100%

10%

90%

30%

100%

100%

100%

50%

  

5

Standar Sarana dan Prasarana

    

A

Sarana dan Prasarana Minimal

    
 

- Ruang kepala sekolah: dari 16 m2 menjadi 28 m2

- Ruang wakil KS dari kurang standar menjadi standar

- Ruang perpustakaan: dari kurang standar menjadi standar

- Ruang Lab.. IPA dari kurang standar menjadi standar

- Gudang: dari 1 menjadi 2

1

Standar

0

0

0

Standar

Standar

0

0

2

 

- Ruang UKS: dari 1 menjadi 2

- Ruang BK dari kurang standar menjadi standar

- Ruang OSIS belum ada

0

0

Ada

2

0

Standar

 

B

Sarana dan Prasarana Lainnya

    
 


Ruang Lab. Bahasa dari belum memiliki menjadi memiliki 1 buah standar


Ruang Lab. Komputer dari kurang standar menjadi standar


Memiliki ruang multi media dari belum memiliki menjadi memiliki 1 buah standar


Memiliki ruang pusat pengembangan SIM dari belum memiliki menjadi memiliki 1 buah standar


Ruang kantin dari kurang standar menjadi standar

0

0

0

0

Cukup

Standar

0

standar

standar

1

Cukup

Standar

1

standar

 

C

Fasilitas Pembelajaran dan Penilaian

   
 

-
Daya listrik dari 5000 W menjadi 8500W

-
Komputer Guru dari memiliki 1 menjadi memiliki 5 bh

-
Komputer TU memiliki 4 menjadi : 5 buah

-
Komputer perpustakaan dari 1 menjadi 2 buah

-
Komputer Lab IPA dari belum memiliki menjadi 1

-
TV/VCD dari 3 set menjadi 5

-
LCD Proyektor dan laptop dari memiliki 1 menjadi 2 bh

-
Jaringan internet belum terkoneksi kesemua instalasi

-
Sarana olah raga dari 60% menjadi: 100%

-
mesin pengganda dari tidak memiliki menjadi 1 bh

0

2

4

1

1

3

1

Terkoneksi ke semua instalasi

80%

1 buah

8500w

3

5

2

4

2

100%

4

5

5

6.

Standar Pengelolaan

    

A

Perangkat dokumen pedoman pelaksanaan rencana kerja/ kegiatan:

 

- Dokumen RPS (RKAS-1 dan

RKAS-2): dari 60% menjadi 100% sempurna

- Dokumen PSB dari 80% menjadi 100% sempurna

- Dokumen Pedoman pembinaan kesiswaan dari 60% menjadi100%

100%

85%

70%

90%

80%

95%

90%

100%

100%

 

- Dokumen tata tertib sekolah d ri 90% menjadi 100%

- Dokumen kode etik sekolah dari 50% menjadi 100%

- Dokumen penugasan guru dari 80% menjadi 100%

- Dokumen administrasi ruang kelas dari 80% menjadi 100%

- Dokumen administrasi ruang laboratorium dan keterampilan dari 60% menjadi 100%

95%

70%

85%

85%

70%

100%

80%

90%

90%

80%

90 %

95%

95%

90%

100%

100%

100%

100%

B

Struktur organisasi dan mekanisme kerja:

  
 

- Struktur organisasi dari 80% menjadi 100%

- Dokumen pembagian tugas/kewenangan/tupoksi dari 80% menjadi 100%

- Dokumen mekanisme fungsi/tugas organisasi dari 80% menjadi 100%

90%

90%

85%

100%

100%

90%

95%

100%

C

Supervisi, monitoring, evaluasi, dan akreditasi:

  
 

-
memiliki tim khusus dan berfungsi dari 80% menjadi 100%

-
memiliki instrumen supervisi dari 80% menjadi 100%lengkap

-
memiliki instrumen monitoring dari 80% menjadi 100%lengkap

-
memiliki instrumen evaluasi dari 80% menjadi 100%lengkap

-
memiliki instrumen akreditasi dari 80% menjadi 100%lengkap

-
memiliki pelaporan supervisi dari 80% menjadi 100%lengkap

-
memiliki pelaporan monitoring dari 80% menjadi 100%lengkap

-
melakukan pelaporan evaluasi dari 80% menjadi 100%

-
melakukan pelaporan akreditasi internal 100%

-
Pendokumentasian dari 80% menjadi 100% baik

-
Tindak lanjut: dari 60% menjadi 100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

80%

100%

90%

100%

100%

 

D

Kemitraan dan peranserta masyarakat:

   
 

-
Dokumen keberadaan Komite Sekolah dari 90% menjadi 100%

-
Dokumen program kerja komite sekolah dari 60% menjadi 100%

-
Kepengurusan komite sekolah: dari 80% menjadi 100% lengkap

-
Bantuan biaya pendidikan dari orang tua siswa dari 15.000 menjadi 50.000 rupiah/bulan

-
Kemitraan dengan pihak lain dari 1 menjadi 2 UKM

95%

80%

100%

20.000

1

100%

100%

30.000

2 

40.000 

50.000 

E

SIM sekolah:

    
 

- Terpasang PAS (Paket Aplikasi Sekolah) dari belum mempunyai menjadi mempunyai

- Jaringan SIM dari belum mempunyai menjadi mempunyai

ada

belum

ada

  

7.

Standar Keuangan dan Pembiayaan

   

A

b

c

d

e

Sumber dana dari 2 menjadi 5

Pengalokasian dana dari 8 menjadi 12 SNP

Penggunaan dana: dari 90% menjadi 100%

Pelaporan penggunaan dana dari 95% menjadi 100%

Dokumen pendukung pelaporan dari 80% menjadi 100%

3

11

100%

100%

100%

4

12

5

 

8.

Standar Penilaian Pendidikan:

    

a

b

c

d

e

f

g

h

i

j

Frekuensi ulangan harian oleh guru dari 90% menjadi 100%

Ulangan tengah semester yang dilakukan oleh guru dari 95% menjadi 100%

Cakupan materi ulangan akhir semester yang dilakukan sekolah dari 90% menjadi 100%

Cakupan materi ulangan kenaikan kelas oleh sekolah dari 60% menjadi 100%

Teknik-teknik penilaian yang dipergunakan guru dalam pembelajaran: 100% variatif

Instrumen yang dikembangkan guru untuk ulangan harian dari 80% menjadi 100%

Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan akhir semester: dari 80% menjadi 100%

Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan kenaikan kelas dari 80% menjadi 100%

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh guru: dari 80% menjadi 100% terpenuhi

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh sekolah: dari 90% menjadi 100% terpenuh

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

   

9.

Budaya dan lingkungan sekolah.

    

a.

Budaya bersih.

    
 


Kesadaran budaya bersih dari 70% menjadi 100%

100%

   

b.

Budaya disiplin.

    
 


Kesadaran guru mentaati peraturan dari 80% menjadi 100%


Kesadaran Staf Tata Usaha mentaati peraturan dari 80% menjadi 100%


Kesadaran siswa mentaati peraturan dari 70% menjadi 100%

100%

100%

100%

   

c.

Budaya tata krama " in action"

    
 


Warga sekolah memahami dan melaksanakan tata krama dari 70% menjadi 100%

100%

   

d.

Tamanisasi.

    
 


Memiliki taman dari 10% menjadi 30% dari lahan kosong.

30%

   

K. MONITORING DAN EVALUASI

1.
Monitoring

a. Monitoring oleh Kepala Sekolah

1)
Pengembangan dan implementasi program kegiatan

2)
Kinerja profesional guru

3)
Kinerja tata usaha

4)
Kegiatan pembelajaran di kelas

5)
Kegiatan kesiswaan

6)
Pengembangan sarpras

7)
Pengalokasian dana

b. Monitoring oleh Tim Calon SSN

1)
Realisasi kegiatan

2)
Target pencapaian

2. Evaluasi

a.
Pengukuran pencapaian sasaran dan target kegiatan

b.
Mengadakan upaya peningkatan realisasi kegiatan

c.
Menemukan hambatan pelaksanaan program

d.
Menemukan solusi atas semua kesulitan selama pelaksanaan


 


 


 

 
 

 

Tidak ada komentar: